
Kegiatan ARSA Ceria II (foto dok. komunitas ARSA Bandung)
Peduli Pekerti Anak-Anak Pelosok Indonesia
Banyak cara untuk berbagi ilmu dan kebahagiaan. Di tengah kesibukan yang tengah dilakukan untuk meluangkan waktu, tenaga dan berbagi rezeki untuk orang lain menjadi salah satu tindakan mulia yang seringkali luput dilaksanakan. Berbeda dengan Komunitas ARSA Bandung yang peduli terhadap pendidikan, kesehatan dan sosial.
Tim Star Glam Magazine mengucapkan terima kasih telah diberikan kesempatan mewawancarai Dera selaku Divisi Public Relations Komunitas ARSA Bandung. Meski disibukkan dengan berbagai kegiatan, ia masih menyempatkan waktu untuk menjawab seputar komunitas ARSA Bandung.
Apa sih komunitas ARSA itu?
ARSA dalam bahasa Jawa artinya kesenangan, sedangkan dalam bahasa Sansekerta berarti kegembiraan. Jadi, komunitas ini merupakan komunitas sosial nirlaba, bersifat kekeluargaan, dinamis, aktif berkarya, aspiratif, independen dan non politik dalam arti tidak membawa unsur politik dalam kegiatannya dan tidak ada keterkaitan dengan organisasi kemasyarakatan atau politik. Komunitas ini juga bekerja secara sukarela dan aktif membantu dan mendukung kegiatan Yayasan CT ARSA dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Di mana saja tempat regional komunitas ARSA?
Ada Sumatra Barat, Lampung, Banten, Jogja, lombok, Majalengka, Jakarta, Bandung, Bogor, Sukabumi, Garut, Solo, Toraja, Lombok, Surabaya, Semarang, Sumatra Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Malang, Makassar.
Bagaimana awal mula terbentuknya komunitas ARSA Bandung?
Awalnya kita sih dari kegiatan SAFE di Bogor waktu itu. Nah, panitianya berasal dari berbagai daerah. Setelah kegiatan itu barulah terbentuk Komunitas Arsa Regional lainnya.
Biasanya kumpul di mana nih?
Untuk saat ini sih kadang di kafe atau di rumah salah satu anggota kita di Sadang Serang.
Sampai saat ini ada berapa anggota?
Ada 15 orang dan baru rekrutmen sekitar 24 orang, jadi total 39 orang.
Apa saja kegiatan dan program kerjanya?
1. Program SAFE merupakan program bermain sambil belajar. Jadi, ada sesi pemberian materi dan sesi bermain yang dilakukan selama 3 hari 2 malam dengan mengunjungi desa di Bandung Raya. Desa tersebut harus dekat dengan SD (Sesuai Sasaran) dan memiliki potensi keunikan lokal tersendiri (penghasil kopi, memiliki peternakan, pertanian, dll). Kegiatan ini diharapkan agar volunteer dapat ikut berpartisipasi langsung dalam kegiatan. Kami juga mengadakan open donasi dari media sosial.
2. Program Arsa Ceria yaitu program yang dilakukan dengan dengan mengunjungi anak-anak di Kota Bandung/pinggiran Kota Bandung. Awalnya, program ini bernama Arsa Sehat (happy milk day) dengan mengunjungi sekolah-sekolah dasar di Kota Bandung sebab disponsori oleh suatu produk susu. Namun, sejak masa kontrak sponsor habis, program berubah menjadi Arsa Ceria yang berfokus untuk mengunjungi sekolah dasar informal, pesantren, panti asuhan, anak – anak jalanan, dan lain-lain. Untuk konten materi sama halnya dengan SAFE namun dengan waktu yang lebih pendek (3-9 jam).
3. Fasilitator program CT Arsa Foundation merupakan program dari CT Arsa Foundation yang melibatkan anak-anak berusia sekolah dasar. Jadi, komunitas Arsa berperan sebagai fasilitator bagi anak-anak tersebut.
Sebenernya, apa sih tujuan dibentuknya komunitas ini?
Untuk menghimpun potensi yang ada, peduli terhadap pendidikan, kesehatan dan sosial dan mengupayakan kesejahteraan masyarakat Indonesia
Apa yang membedakan Komunitas ARSA Bandung dengan komunitas sosial lainnya?
Kegiatan berkonsep bermain sambil belajar tapi yang membedakan sih karena kita di bawah CT ARSA Foundation, jadi ada program-program yang perlu disesuaikan/diintegrasikan dengan misi dari CT ARSA Foundation. Lalu kita juga selalu mendapat fasilitas dari CT ARSA Foundation seperti mobil iqro, mobil pintar, dan lain-lain.
Bagaimana cara menjadi anggota?
Biasanya kita selalu open recruitment sih setiap tahunnya agar terjadi regenerasi.
Apa keuntungannya?
Yang pasti bertambah teman, lalu bertambah pengalaman juga karena banyak berbagi juga jadi secara enggak langsung nambah ketenangan sih buat kita.
Daerah mana saja yang sudah menjadi tempat kegiatan Komunitas ARSA Bandung?
Kalau untuk SAFE itu di Neglasari, Gambung, dan Cukul Kabupaten Bandung. Kalau untuk Arsa Ceria ada beberapa sih, seperti panti asuhan, anak jalanan pasar Ciroyom, dan lain-lain. Tapi daerah Kota Bandung.
Dari mana sumber dana untuk kegiatannya?
Kalau untuk kegiatan kita sih pakai tabungan komunitas yang biasa kita peroleh dari donasi siapapun, baik dari pengurus, volunteer, atau pihak lain.
Apa saja kendala yang dihadapi komunitas ARSA Bandung?
Kendala yang dihadapi sih mengetahui tempat/sasaran yang bisa jadi tempat kegiatan kita. Karena kita juga selalu berharap kegiatan yang kita lakukan itu sangat tepat sasaran
Apa harapan komunitas ini untuk kedepannya?
Harapannya untuk para pemudan harus selalu semangat untuk bisa bermanfaat bagi sesama di bidang apapun. Untuk komunitas, semoga semakin solid baik di lingkungan komunitas internal hingga lingkungan antar komunitas dan lebih banyak kegiatan kolaboratif antar komunitas juga.
Nafal & Belda
Categories: Community