8 Sikap Positif R.A Kartini yang Patut Diteladani di Zaman Sekarang

Dok. Tropenmuseum

Dok. Tropenmuseum

Seperti yang Anda ketahui, setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai apresiasi atas jasa-jasanya memperjuangkan emansipasi wanita. Banyak hal dari R.A kartini yang bisa kita tiru. Berikut hal-hal positif dari R.A Kartini:

Mudah berbaur di masyarakat

Lahir dari keluarga bangsawan tidak lantas membuat R.A Kartini menjaga jarak dengan masyarakat non bangsawan. Sebaliknya, ia mudah dan mau bergaul dengan siapa saja, kalangan mana saja. Ini mengajarkan kita bahwa kita tidak boleh memandang rendah siapapun karena kita semua sama dihadapan Tuhan.

Sederhana

Ayah dari R.A Kartini adalah Raden Mas Adipati Sosroningrat, yang kala itu menjabat sebagai bupati Jepara. Meskipun dari kalangan bangsawan, R.A Kartini tak lantas berpangku tangan dan diam di rumah. Ia dikenal merakyat, bergaul & berteman dengan siapapun. Bahkan ia menolak perilaku para bangsawan lain yang menggunakan status dan derajat mereka untuk menindas kaum di bawahnya. Di saat ia menikah, dengan bangsawan pula, R.A Kartini tidak menggunakan baju mewah pernikahan dan tidak menggelar pesta, lho! Wow, di zaman sekarang pasti sulit ditemui ya! Sifat sederhana R.A Kartini ini patut kita contoh Sobat Glamours. Jika kita diberikan kesejahteraan dan harta yang berlebih, tak lantas membuat kita berfoya-foya dalam kemewahan. Jangan ubah keinginan menjadi kebutuhan ya.. Down to earth & start sharing.

Merakyat

Kartini merupakan seorang wanita yang punya sifat merakyat. Walau ia berasal dari kaum bangsawan namun dia tak malu berbaur dengan kaum dari golongan manapun, tanpa membedakan status sosial atau kasta. Kartini pun merasa sedih jika ada kaum yang menggunakan status sosialnya untuk kepentingan diri sendiri dan merugikan orang lain.

Pengasih

Pengasih adalah sikap yang senantiasa diterapkan Kartini dalam kehidupan sehari-hari. Sifat pengasihnya ini selalu ditujukan pada anak-anak didiknya yang kebanyakan adalah perempuan dan anak-anak terlantar. Beliau selalu memandang bahwa manusia diciptakan untuk saling menyayang dan mengasihi.

Berani

Tidak semua wanita berani mengungkapkan apa kegelisahan yang dimilikinya dan mengutarakan pemikiran-pemikirannya. Namun R.A Kartini berani mengungkapkan kegelisahannya tentang kesetaraan gender meskipun orang-orang disekitarnya banyak yang tidak sependapat dengannya.

Menghormati Orangtua

Meskipun tidak sepemikiran dengan orangtuanya dalam beberapa hal, namun R.A Kartini tetap menunjukkan hormatnya kepada kedua orangtuanya dengan tidak menolak ketika dijodohkan dengan seorang bangsawan yang telah memiliki tiga istri yaitu K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat.

Tangguh

Ketangguhannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan patut kita tiru. Meskipun pemikirannya tidak diterima oleh orang-orang disekitarnya dan keinginannya untuk belajar di Eropa tidak terlaksana, R.A Kartini tidak begitu saja putus asa. Karena ketangguhannya, akhirnya ia menjadi sosok pahlawan emansipasi. Ia juga mendirikan sekolah wanita pertama di Indonesia.

Cerdas

R.A Kartini merupakan sosok yang cerdas. Sifat ini lahir karena hobi R.A Kartini yang sedang membaca. Semasa ia dipingit, salah satu kegiatan yang ia lakukan untuk mengisi hari-harinya adalah membaca. Ia banyak membaca surat kabar Eropa dan majalah-majalah kebudayaan Eropa.


Anggi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.