
Dok. Tropenmuseum
Seperti yang Anda ketahui, setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai apresiasi atas jasa-jasanya memperjuangkan emansipasi wanita. Banyak hal dari R.A kartini yang bisa kita tiru. Berikut hal-hal positif dari R.A Kartini:
Mudah berbaur di masyarakat
Lahir dari keluarga bangsawan tidak lantas membuat R.A Kartini menjaga jarak dengan masyarakat non bangsawan. Sebaliknya, ia mudah dan mau bergaul dengan siapa saja, kalangan mana saja. Ini mengajarkan kita bahwa kita tidak boleh memandang rendah siapapun karena kita semua sama dihadapan Tuhan.
Sederhana
Ayah dari R.A Kartini adalah Raden Mas Adipati Sosroningrat, yang kala itu menjabat sebagai bupati Jepara. Meskipun dari kalangan bangsawan, R.A Kartini tak lantas berpangku tangan dan diam di rumah. Ia dikenal merakyat, bergaul & berteman dengan siapapun. Bahkan ia menolak perilaku para bangsawan lain yang menggunakan status dan derajat mereka untuk menindas kaum di bawahnya. Di saat ia menikah, dengan bangsawan pula, R.A Kartini tidak menggunakan baju mewah pernikahan dan tidak menggelar pesta, lho! Wow, di zaman sekarang pasti sulit ditemui ya! Sifat sederhana R.A Kartini ini patut kita contoh Sobat Glamours. Jika kita diberikan kesejahteraan dan harta yang berlebih, tak lantas membuat kita berfoya-foya dalam kemewahan. Jangan ubah keinginan menjadi kebutuhan ya.. Down to earth & start sharing.
Merakyat
Kartini merupakan seorang wanita yang punya sifat merakyat. Walau ia berasal dari kaum bangsawan namun dia tak malu berbaur dengan kaum dari golongan manapun, tanpa membedakan status sosial atau kasta. Kartini pun merasa sedih jika ada kaum yang menggunakan status sosialnya untuk kepentingan diri sendiri dan merugikan orang lain.
Pengasih
Pengasih adalah sikap yang senantiasa diterapkan Kartini dalam kehidupan sehari-hari. Sifat pengasihnya ini selalu ditujukan pada anak-anak didiknya yang kebanyakan adalah perempuan dan anak-anak terlantar. Beliau selalu memandang bahwa manusia diciptakan untuk saling menyayang dan mengasihi.
Berani
Tidak semua wanita berani mengungkapkan apa kegelisahan yang dimilikinya dan mengutarakan pemikiran-pemikirannya. Namun R.A Kartini berani mengungkapkan kegelisahannya tentang kesetaraan gender meskipun orang-orang disekitarnya banyak yang tidak sependapat dengannya.
Menghormati Orangtua
Meskipun tidak sepemikiran dengan orangtuanya dalam beberapa hal, namun R.A Kartini tetap menunjukkan hormatnya kepada kedua orangtuanya dengan tidak menolak ketika dijodohkan dengan seorang bangsawan yang telah memiliki tiga istri yaitu K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat.
Tangguh
Ketangguhannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan patut kita tiru. Meskipun pemikirannya tidak diterima oleh orang-orang disekitarnya dan keinginannya untuk belajar di Eropa tidak terlaksana, R.A Kartini tidak begitu saja putus asa. Karena ketangguhannya, akhirnya ia menjadi sosok pahlawan emansipasi. Ia juga mendirikan sekolah wanita pertama di Indonesia.
Cerdas
R.A Kartini merupakan sosok yang cerdas. Sifat ini lahir karena hobi R.A Kartini yang sedang membaca. Semasa ia dipingit, salah satu kegiatan yang ia lakukan untuk mengisi hari-harinya adalah membaca. Ia banyak membaca surat kabar Eropa dan majalah-majalah kebudayaan Eropa.
Anggi
Categories: Who?