Miea Kusuma: Tetap Fokus Menjadi Presenter

Miea Kusuma

 Mengawali karir sebagai penyiar radio dan sempat mengikuti ajang VJ Hunt di tahun 2003, nama Miea Kusuma di dunia entertainment mulai dikenal publik saat ia menjadi pembawa acara “Extreme Kuliner” yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta. Setelah mencoba berakting di tiga buah film layar lebar, nyatanya jalan karir wanita berusia 32 tahun ini tetap tak bisa lepas dari bidang yang telah mengangkat namanya: pembawa acara. Saat ini, Miea masih menjadi presenter Indonesia Super League, ANTV Sport, serta Movie Freaks yang tayang di salah satu stasiun televisi lokal Jakarta.

Bagi pemilik nama lengkap Raden Ajeng Mira Hendriastuti Kusuma ini, pembawa acara memang menjadi fokus utamanya saat ini. “Saya lebih senang menikmati dan menjalani saja apa yang sudah ada. Kalau hasilnya bagus, itu jadi bonus tersendiri buat saya. Kalau hasilnya ternyata di bawah perkiraan, ya itu berarti saya harus mencoba lebih baik lagi,” ungkapnya.

 

Di luar acara “Extreme Kuliner”, apakah sampai sekarang kamu masih sering mencoba kuliner-kuliner yang ekstrim?

Untuk sekarang sih sudah tidak pernah. Cuma, impact dari acara itu sendiri buat aku adalah saat menemukan makanan yang aneh-aneh jadi lebih berani untuk mencoba. Lebih cuek lah kalau soal makanan. Soalnya sudah pernah mencoba yang jauh lebih mengerikan. Hahahaha…

Lebih menikmati main film atau jadi presenter?

Sebenarnya kalau main film itu lebih karena ada yang menawarkan dan memberi kesempatan. Ya kenapa juga harus ditolak?  Makanya tawaranya diambil. Cuma kalau film itu sekarang masih menjadi prioritas kedua, karena aku sendiri sebenarnya lebih senang jadi presenter.

Kenapa di Twitter beberapa waktu lalu sering curhat tentang jarang pulang?

Itu karena kemarin aku terlibat dalam sebuah acara televisi yang bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan juga. Acaranya membahas tentang kondisi dan sistem transportasi di seluruh Indonesia, selama 23 episode. Makanya padat jadwalnya, karena harus keliling Indonesia. Dari satu minggu, paling-paling bisa pulang ke rumah cuma 2 hari, terus harus berangkat lagi.

Memangnya seperti apa sistem transportasi kita, sampai harus dibahas dalam acara televisi?

Ya begitulah, sangat disayangkan kenapa akses transportasi di Indonesia itu masih sulit sekalu untuk menjangkau daeah-daerah terpencil yang sebetulnya potensial. Biayanya mahal, dan aksesnya sulit. Misalnya, untuk ke Merauke itu pesawatnya hanya ada seminggu dua kali, dan kalau cuacanya buruk penerbangannya pasti dibatalkan. Itulah yang menghambat karena konektivitasnya kurang. Padahal kalau hal tersebut bisa diatasi, sangat mungkin sektor pariwisata Indonesia akan jauh lebih berkembang ketimbang saat ini.

Dari seluruh wilayah di Indonesia, berapa persen yang sudah kamu jelajahi?

Alhamdulillah sudah hampir seluruhnya. Memang masih ada beberapa pulau dan daerah yang belum dan ingin dikunjungi, tapi kalau provinsi semuanya sudah pernah didatangi. Semua itu dalam waktu hampir 10 tahun, sejak awal karir jadi presenter. Ada rasa kebanggaan tersendiri juga, karena tidak semua orang bisa seberuntung saya yang berkesempatan untuk mengelilingi seluruh Indonesia.

Apa memang mempunyai hobi travelling?

Pada dasarnya saya memang suka travelling, dan kebetulan beruntung bisa mendapatkan pekerjaan yang bisa memfasilitasi hal itu. Mungkin itu juga yang menjawab pertanyaan di atas, kenapa saya lebih menikmati menjadi  presenter.

Target yang ingin dicapai tahun 2012 ini?

Saya sih orangnya sebenarnya tidak pernah membuat rencana apa-apa. Hahaha.. Profesi sebagai presenter yang sekarang ini juga awalnya karena iseng-iseng ikutan VJ Hunt dan akhirnya keterusan. Kalau target secara pribadi sih ada, seperti travelling ke luar negeri, menjelajahi tempat-tempat eksotis yang belum pernah dikunjungi sebelumnya, dan ingin bisa bertemu lebih banyak orang lagi. Lebih ke hal-hal seperti itu. Kalau untuk karir sih tetap akan dijalani sampai kapanpun, selama masih bisa dan masih ada yang membutuhkan.

Tidak pernah terpikir untuk merambah dunia sinetron?

Sebenarnya sempat ditawari beberapa kali, cuma mungkin masih belum sreg saja. Mungkin sekitar 2-3 tahun lagi, dan perannya jadi ibu-ibu jutek mungkin ya? Hahahaha.. Tapi untuk saat ini sih, tampaknya mungkin belum. Selama belum kepepet banget sih, nanti saja deh.

Punya impian untuk mempunyai TV show sendiri?

Kalau bisa sih punya stasiun televisi sendiri sekalian. Hahaha.. Kalau bicara keinginan pribadi, tentu saya ingin punya program tentang travelling, yang berkeliling ke penjuru dunia seperti Discovery Channel. Tapi ya tidak muluk-muluk lah, inginnya sih di Indonesia saja dulu. Kenapa? Karena di Indonesia sendiri masih banyak tempat-tempat yang bisa dijelajahi. Kalau yang ada sekarang kan, tempat yang diliput hanya yang itu-itu saja. Padahal, potensi dan keindahan alam Indonesia itu ada di banyak tempat, dan sampai sekarang masih banyak yang belum ter-expose.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s