T2 : Perjalanan Realisasi Mimpi Duo Vokal Asal Bandung

Tika & Tiwi on Star Glam Magazine cover

Tika & Tiwi on Star Glam Magazine cover

Bagai mimpi yang menjadi kenyataan. Mungkin kalimat tersebut dirasa cocok untuk duo vokal asal Bandung, T2. Sesuai namanya, T2 merupakan duo vokal yang beranggotakan dua wanita cantik, Kartika Yudia Ramlan (Tika), dan Pratiwi Dwiarti (Tiwi). Berkat minat dan kegigihannya di dunia musik, khususnya tarik suara, mereka berhasil mecuri perhatian banyak orang dengan karyanya yang kini sudah mencapai 3 album. Bahkan pada tahun 2008 lalu mereka sempat meraih penghargaan berupa ‘Platinum Award’. Tak hanya itu, T2 pun sempat dinobatkan sebagai Duta Gerakan Anti Pembajakan.

Perjalan realisasi mimpi Tika dan Tiwi berawal dari ajang pencari bakat AFI (Akademi Fantasi Indosiar). AFI merupakan ajang pencari bakat kedua di Indonesia setelah Popstars. Saat pertama muncul, tepatnya pada tahun 2003 AFI memang berhasil menjadi tayangan favorit. Saat itu reality show memang sedang sangat booming di Indonesia. Tika dan Tiwi sendiri baru masuk ke ajang ini pada musim keempat, yaitu pada tahun 2005. Meski finish tidak dengan posisi juara, mereka berhasil mencapai posisi 12 besar.

Barulah setelah sama-sama tereliminasi, dua wanita cantik yang telah lama bersahabat ini,berinisiatif untuk membentuk sebuah duo vokal dengan nama T2. Bisa dibilang T2 merupakan pelopor realisasi dari ajang AFI. Berkat bakat dan konsistensinya di bidang tarik suara, eksistensi mereka pun semakin dihargai di dunia musik nasional.

T2 melejit lewat single mereka yang berjudul OK. Lagu-lagu yang juga sukses mengangkat nama mereka antara lain Lelaki Cadangan, Perjalanan, dan Bronies, serta lagu recycle Tua-Tua Keladi.

Di tahun 2011 ini, mereka tengah sibuk mempromosikan album dan single terbaru mereka, dengan judul Cinta Aku Gila. Dan di tengah kesibukan dari rangkaian promo album yang sedang mereka jalani, akhirnya Star Glam Magazine berkesempatan untuk bertemu dengan T2 pada sesi foto dan wawancara di sebuah mall di Bandung.

Ditemui setelah taping shooting acara musik sebuah stasiun televisi, Tika dan Tiwi terlihat  anggun dengan balutan busana berwarna abu-abu, lengkap dengan riasan dan aksesoris unik yang menjadikannya magnet bagi semua pasang mata.

Selama pemotretan, keduanya tampak tidak canggung untuk berpose di depan kamera. Tidak memakan waktu terlalu banyak, sesi pemotretan pun berakhir. Di akhir waktu sebelum mereka pulang, kami pun berbincang sedikit seputar perjalanan karir mereka yang berawal dari mimpi dan cita-cita, hingga  berakhir pada prestasi yang membanggakan.

 

Apa kabar T2, Lagi sibuk apa nih?

Tiwi, Tika : Baiiik.., Kita lagi sibuk promo album baru nih, judulnya Cinta Aku Gila. Di album ini kita punya sebelas lagu. Salah satu singelnya punya judul yang sama, Cinta Aku Gila.

 

Pernah bermimpi ngga sebelumnya kalau kalian bisa sukses seperti sekarang ini?

Tiwi: Setiap orang pasti punya mimpi dan cita-cita yang berbeda, kebetulan dari kecil aku udah deket sama dunia seni, dan sebelumnya orang tuaku juga seorang seniman.

Tika: Kurang lebih sama sih sama Tiwi. Aku juga dibesarkan di keluarga yang dekat dengan dunia seni. Beberapa anggota keluargaku ada yang menari, melukis, nyanyi, dll. Kalo akhirnya kita bisa kaya gini aku bersyukur banget. Alhamdulillah..

 

Saatnya Nostalgia. Boleh cerita sedikit tentang perjalanan karir kalian, mulai dari minat, AFI, hingga akhirnya konsisten di dunia tarik suara?

Tiwi: Dari kecil aku emang udah seneng sama dunia hiburan. lomba-lomba seperti baca puisi, cat walk, dan nyanyi sering aku ikuti. Menjelang dewasa, aku sempet tergabung dengan satu band café. Akhirnya di tahun 2005, atas dorongan teman-teman aku nyoba ikutan ajang pencarai bakat AFI. Alhamdulillah waktu itu aku masuk kualifikasi dan akhirnya masuk ke 12 besar. Lepas dari situ aku barengan Tika bikin T2, Duo Vokal yang Alhamdulillah sampai saat ini masih ada.

 

Apa di antara kalian ada yang berniat untuk bersolo karir?

Tika: Sampai saat ini aku belum punya niat untuk bersolo karir. Kayanya sih aku lebih nyaman untuk terus maju dan berkarir berdua bareng Tiwi.

 

Jika dibandingkan, apa sih bedanya T2 dengan duo vokal lain yang sudah lebih senior?

Tiwi: Kita ngga pernah menyangkal kalo kita bisa dibilang sebagai pendatang baru di dunia musik Indonesia. Jika dibandingkan duo Ratu misalnya, kita masih harus banyak belajar. Karena kita yakin pengalaman adalah guru yang paling baik.

 

Selain menyanyi, apa kalian punya mimpi lain yang belum tercapai?

Tiwi: Aku sih dari dulu kepengen jadi wanita karir. Dan sampe sekarang belum terealisasikan. Aku lebih milih untuk fokus dulu di satu bidang yang sekarang lagi aku tekuni.

Tika: selain nyanyi, aku juga punya minat di bidang fesyen. Sempet pengen buka toko di Bandung, tapi mungkin sekarang belum waktunya. Aku lagi konsen sama keluarga dan karirku dulu. Takutnya ada yang keteteran kalo semuanya dijalani secara berbarengan.

 

Di umur kalian yang sekarang sudah mencapai angka 25, apa kalian sudah mendapatkan semua yang kalian inginkan? Apa kalian juga mengalami quarter life crisis?

Tika: Allhamdulillah di usiaku yang ke-23 kemaren aku sudah diberi kepercayaan dan kesempatan untuk menikah. Sekarang, di umur 25 ini aku dan suami diberkahi satu orang anak. Buat aku ini sudah menjadi sebuah kebahagiaan yang tak ternilai harganya.

Tiwi: quarter life krisis?..hhmm.. kayanya iya deh. Hehe.. sekarang usia aku kebeneran udah 25. Bisa dibilang ‘lonceng’ sudah berbunyi ketika wanita menghadapi umur 25. Sebenernya sih aku pengennya nikah muda, tapi kenyataan berkata lain. Ya, aku sih selalu ambil positifnya aja. Aku yakin semuanya pasti sudah ada jalannya.

1 reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s