Komunitas Long Qing: Kerjasama itu Diperlukan!

IMG-20200114-WA0016

Foto: dok. Long Qing Indonesia

Musik bergemuruh. Sang barongsai mulai berlenggak-lenggok dengan lincah di atas lantai. Tak lama dua pria yang dibalut kostum barong berwarna merah muda itu langsung meloncat ke atas tiang.

Iringan musik yang semarak membuat gerakannya semakin atraktif, melompat ke kiri dan kanan, terkadang pemain belakang barongsai mengangkat pemain depan sehingga tampak singa barong seperti berdiri. Sesekali barongsai mengedipkan matanya kepada penonton. Atraksi itu berhasil mengundang jerit histeris dan tepuk tangan para penonton.

Sekilas gambaran dari penampilan komunitas Long Qing (baca: Lung Ching) pada salah satu video yang diunggah di kanal YouTube. Dalam video berdurasi 15 menit itu mereka tengah mengikuti Kejuaraan Daerah FOBI (Federasi Olahraga Barongsai Indonesia), November 2018. Komunitas yang namanya cukup besar di Kota Bandung ini adalah wadah bagi mereka dalam menggeluti seni dan olahraga barongsai.

Kami mendapat kesempatan untuk mewawancarai manajer sekaligus pelatih dari komunitas yang satu ini, Ibrahim Sopanji. Penasaran bagaimana petikan wawancaranya? Yuk, simak obrolan kami berikut ini.

Bisa diceritain awal terbentunya komunitas Long Qing?

Awal terbentuknya LQ (Long Qing) ini berangkat dari seni bela diri wushu. Kebetulan kami semua atlet wushu dari tahun 1998, kita belajar barongsai karena ada yang minat mainnya. Tapi LQ sendiri resminya terbentuknya pada 9 September 1999.

Tujuannya?

Pertama LQ berdiri karena ingin meraih prestasi setinggi tingginya, dan alhamdulillah kami (LQ) bisa buktikan jadi tim pertama yang bisa juara nasional di Indonesia waktu tahun 2000 di kejuaraan nasional barongsai di Lokasari Square, Jakarta.

Yang dimainkan barongsai tonggak tinggi aja atau ada yang lain?

Kebetulan di LQ kita fokus belajar dan berlatih tonggak atau patok, kalau kata resmi kejuaraan katagori Barongsai Taolu Bebas (Tonggak) tapi sebagai dasar kami juga belajar barongsai lantai dulu.

Latihannya seperti apa sih?

Kami latihan 4 kali dalam seminggu, mengenai materi latihan meliputi latihan fisik, materi nilai-nilai C buat standar kejuaraan dan langsung kami terapkan saat latihan di atas tonggak serta penyesuaian dengan irama musiknya. Di olahraga barongsai sangat diperlukan kerjasama tim, karena hal tersebut yang menjadi suatu keberhasilan atau tindaknya suatu tim buat kedepannya. Intinya latihan disiplin punya motivasi buat meraih prestasi setinggi-tingginya serta mendengar intruksi pelatih.

Seperti apa tingkat kesulitan memainkan kesenian ini?

Tingkat kesulitan yang paling susah adalah menyatukan ego pemain untuk menjadi kesatuan tim yang solid, karena kita harus berupaya menekan ego dan kemauan masing-masing atlet atau pemain. Kalau masalah teknik, fisik dan hal lainnya bisa dilatih secara terus menerus.

This slideshow requires JavaScript.

Kebanyakan atlet atau pemain apakah keturunan Tionghoa?

Di LQ justru banyak pribuminya. Perbandinganya 90% pribumi, 10% etnis Tionghoa. Kami tidak memandang ras atau etnis, jadi siapapun yang mau belajar kami sangat welcome dengan senang hati.

Saat ini udah ada berapa anggota?

Jumlah anggota yang aktif kurang lebih sekitar 40 orang. Rata-rata usia dari 10 hingga 30 tahun.

Untuk penabuh musiknya?

Satu orang pemukul tambur, empat pemain gembreng atau simbal, dan satu pemain kenong.

Pernah tampil di mana aja setiap tahun baru Imlek?

Alhamdulillah sempat tampil di beberapa tempat, kalau di Bandung seperti TSM (Trans Studio Mall), TSB (Trans Studio Bandung), Trans Hotel, 23 Paskal, Chinatown dan beberapa hotel serta tempat lainnya di Bandung dan luar kota juga.

Luar kota?

Tampil di luar kota kami lumayan sering dapat undangan, seperti Jakarta, Tasikmalaya dan Semarang.

Bagaimana sih antusiasme masyarakat kita perihal kesenian barongsai, khususnya saat ini?

Antusiasme masyarakat sama barongsai sangat sangat antusias banget, contohnya waktu kami tampil di TSM, dari tahun ke tahun apresiasi penonton makin bertambah.

Apakah ada syarat untuk bisa gabung komunitas Long Qing?

Enggak ada syarat tertentu, yang penting ada kemauan untuk bekerjasama dengan tim. Bisa langsung datang ke Gedung Winaya Sabha, Jalan Cibadak, Bandung.

Selaku pelatih apa harapan Anda bagi Long Qing?

Semoga selalu solid dan respect, khusunya sesama anggota, umumnya harus saling menghargai dengan tim barongsai lainnya. Sesuai dengan moto kami ‘Loyal Solid and Respect’.


Tan Siauw Gie selaku pembina komunitas Long Qing pernah berujar, pendirian komunitas ini memang didesain sebagai salah satu alat akulturasi etnis Tionghoa dengan masyarakat sekitarnya. “Di mana bumi dipijak, di situlah langit dijunjung,” ujarnya puitis, seperti yang muncul dalam laman Kompas.com (2009).

 

IMG-20190109-WA0030

Prestasi tim yang pernah diraih:

Juara 1 Barongsai Patok (Kejurnas Barongsai Jakarta Open 2000)

Juara 3 Barongsai Patok (Filma Bandung Open 2003)

Juara 3 Barongsai Patok (Kejurnas Barongsai Yogyakarta 2002)

Juara 1 Barongsai Patok (Kejuaraan Wushu Barongsai Jabar 2002)

Juara 2 Barongsai Patok (Kejuaraan Wushu Barongsai Jabar 2002)

Juara 3 Barongsai Patok (Kejuaraan Dunia Barongsai Indonesia Open 2003)

Juara 1 dan 2 Barongsai (Kejuaraan Barongsai Free Style Bekasi Square 2009)

Mendapat kesempatan mengikuti Eksibisi PON Jabar 2016, September 2016 (GOR Pajajaran Bogor)

Juara 2 Barongsai Patok (Kejuaraan Daerah 2018)

(Yusham)

1 reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.