Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bantu Cegah Penyebaran Virus Corona, Baiknya Pukul Berapa?

3418121390

evgenyatamanenko/Getty Images/iStockphoto

Di masa sulit akibat pandemi Covid-19 masyarakat dianjurkan untuk melakukan jarak sosial dengan tetap berada di rumah. Akibatnya, banyak orang bekerja dari rumah bahkan sekolah dan kuliah dengan sistem daring pun dari rumah. Sehingga kegiatan fisik dan bertemu sinar matahari pun jarang. Salah satu aktivitas yang dianjurkan adalah  berjemur di pagi hari agar tetap sehat selama Physical Distancing.

Dari banyak sejumlah penelitian, sinar matahari pagi memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Ketika terserap oleh kulit, sinar ultraviolet pada cahaya matahari akan merangsang tubuh untuk menghasilkan vitamin D.

Vitamin D yang diproduksi oleh tubuh dari proses berjemur di bawah sinar matahari memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Vitamin D dapat meningkatkan kadar kalsium dan fosfor di dalam tubuh, menjaga fungsi otot dan saraf, serta meningkatkan daya tahan atau sistem imun tubuh dalam melawan infeksi.

Berjemur memusnahkan Virus Corona? Mitos apa fakta?

Seperti yang dilansir dari alodokter.com, beredar informasi yang menyatakan bahwa virus Corona akan musnah di bawah sinar ultraviolet (UV) atau pada suhu panas. Hal ini berdasarkan beberapa penelitian yang menyatakan bahwa sinar UV dan suhu panas di atas 56oC dapat membunuh sejumlah virus, seperti virus SARS, flu burung, dan influenza.

Meski demikian, hingga saat ini, belum ada studi yang membuktikan bahwa sinar UV dan panas dari sinar matahari dapat membunuh virus Corona, baik di udara maupun di dalam tubuh.

Meski sinar matahari tidak dapat membunuh Virus Corona, aktivitas berjemur memiliki manfaat yang tidak sedikit bagi kesehatan. Menilik manfaat utama paparan matahari pagi, starglammagz.com mengungkap manfaat lain dan waktu berjemur yang baik, berikut ulasannya yang kami lansir dari berbagai sumber. 

Meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor

Dikutip dari lama healthline.com, Sinar matahari pagi akan merangsang produksi vitamin D di dalam tubuh. Manfaat vitamin D untuk meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor di usus, sehingga dapat memperkuat tulang, gigi, serta otot.Vvitamin D juga dapat membantu mencegah beragam penyakit, seperti osteoporosis, hipertensi, diabetes tipe 1 dan 2, serta multiple sclerosis.

Memperbaiki kualitas tidur

Buat para penderita insomnia yang kerap mengalami susah tidur, berjemur bisa menjadi terapi. Lantaran paparan sinar matahari pagi dapat merangsang produksi hormon melatonin di dalam tubuh. Melatonin adalah hormon yang berperan mengatur siklus tidur. Jika kadar melatonin di dalam darah rendah, siklus tidur dapat terganggu. Secara langsung, masa tidur yang cukup selama 7-8 jam sehari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Mengatasi Depresi

Berjemur di pagi hari juga bermanfaat untuk mengurangi depresi. Seseorang yang jarang terkena sinar matahari berisiko terkena seasonal affective disorder (SAD). Itu adalah salah satu bentuk depresi yang dipengaruhi oleh musim.

Memperkuat Tulang

Sinar matahari pagi mengandung vitamin D yang bagus untuk kesehatan tulang. Lalu, vitamin D lewat paparan sinar matahari juga dapat membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Karenanya, berjemur di pagi hari bermanfaat bagi anak-anak agar terhindar dari penyakit rakhitis dan osteoporosis pada orang tua.

 

Waktu berjemur yang baik pukul berapa?

Pendapat mengenai waktu berjemur yang baik jam berapa memang masih beragam di kalangan para ahli kesehatan.

Ada yang berpendapat bahwa waktu berjemur di bawah sinar matahari yang baik adalah saat pagi hari. Namun, ada pendapat lain yang mengemukakan bahwa waktu berjemur yang baik adalah saat siang hari.

Untuk mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa, sebenarnya penting untuk mengetahui indeks ultraviolet (UV) terlebih dahulu. Secara umum, World Health Organization (WHO) mengelompokkan indeks UV menjadi 1-10, di mana 1 merupakan kadar UV paling rendah (jam 09.00-10.00 pagi) dan 10 adalah kadar UV paling tinggi (di atas jam 10.00 pagi).  

Seperti yang dilansir dari sehatq.com, prinsipnya adalah saat indeks UV rendah, maka kadar UV pun rendah sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan manfaat berjemur di bawah sinar matahari yang optimal agar tubuh menghasilkan vitamin D.

Jadi, bagi Anda yang ingin berjemur dalam waktu yang lama, sebaiknya lakukan pada jam 09.00-10.00 pagi. Pada waktu tersebut, risiko bahaya paparan sinar UV pun tergolong kecil. Anda dapat berjemur sambil berolahraga atau jalan santai dengan aman pada jam tersebut selama 15 menit.

Akan tetapi, sah-sah saja apabila Anda ingin berjemur di atas jam 10.00 pagi. Tubuh juga bisa mendapatkan manfaat berjemur di bawah sinar matahari pada jam tersebut.

Namun, perlu diketahui bahwa berjemur di atas jam 10.00 pagi, risiko bahaya paparan sinar UV tergolong besar. Maka dari itu, Anda tidak disarankan berjemur lama-lama pada waktu tersebut, atau sebaiknya kurang lebih hanya cukup selama 5 menit.


Adit

Categories: Health

Tagged as: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.