5 Cara Mengontrol Makan Berlebihan Akibat Stres di Masa Swakarantina Covid-19

Photo: Getty

Photo: Getty

Di tengah masa sulit akibat pandemi virus Covid-19 atau Corona, pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan swakarantina, atau #DiRumahAja.

Tentu, selain work from home (WFH), hal ini bisa membuat seseorang melakukan berbagai aktivitas dan kreativitas baru untuk mengusir rasa jenuh, atau sekadar mengisi waktu luang.

Namun tak sedikit orang yang malah terjebak mengusir kejenuhan dengan makan berbagai menu tanpa mengontrol diri.

Bahkan makan berlebihan! Apa Sobat Glamours salah satunya? Hayo ngaku! Hehe

Berikut starglammagz.com telah merangkum beberapa cara untuk menghilangkan kelebihan makan akibat stres di tengah masa karantina Covid-19. Yuk, simak tipsnya di bawah ini.

Sesuai ukuran porsi

Berada di rumah dalam waktu yang lama, terlebih tanpa melakukan aktivitas apapun dapat menyebabkan kita jadi makan berlebihan. Hal ini bisa saja menyebabkan berat badan bertambah.

Oleh sebab itu, carilah panduan melalui pedoman diet nasional berbasis makanan tentang porsi sehat untuk orang dewasa dan perhatikan bahwa anak-anak kecil akan membutuhkan porsi yang lebih kecil.

Selain itu, masak dan makan dengan porsi yang cukup atau tidak berlebihan bisa membuat kita jadi hemat.

Pertahankan jadwal makan sehat

Kamy tak usah mengubah jadwal makan normal hanya gara-gara kamu terjebak di rumah. Jika kamu terbiasa makan tiga kali sehari, cobalah untuk melanjutkan jadwal itu saat kamu bekerja dari rumah. Hal yang sama berlaku jika kamu biasanya hanya makan dua kali dan camilan.

Jika kamu merasa terus-menerus ngemil, cobalah membuat jadwal yang mencakup setidaknya dua makanan padat per hari dan mengikutinya sampai kamu merasa bahwa kamu telah konsisten dengan kebiasaan makan kamu.

Banyak konsumsi air putih

Agar bisa mengurangi rasa lapar, perbanyak minum air putih setiap hari. Dehidrasi dapat membuat tubuh ‘lari’ ke makanan. Jika Anda tetap terhidrasi selama beraktivitas, lapar akan berkurang karena tubuh mendapatkan cairan yang cukup. Tetap terhidrasi!

Batasi asupan garam

Ketersediaan makanan segar bisa saja menurun dan karena itu mungkin kita perlu mengandalkan makanan kaleng, beku atau olahan.

Banyak dari makanan ini mengandung kadar garam yang tinggi. WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi kurang dari 5 g garam per hari.

Untuk mencapai ini, prioritaskan makanan tanpa garam. Kita juga dapat mempertimbangkan membilas makanan kaleng seperti sayuran dan kacang-kacangan, untuk menghilangkan kelebihan sodium.

Tetap bergerak dan berolahraga

Untuk diakui kebiasaan ngemil tak hanya bisa dilakukan untuk makanan, tetapi juga untuk olahraga.

Kamu bisa mulai melakukan olahraga secara rutin dalam tempo 1-2 menit sesering mungkin. Beberapa olahraga sederhana yang bisa dilakukan adalah seperti jumping jacks, squat, lunge, lari di tempat, atau naik-turun tangga beberapa kali.

Nah, kamu bisa menyelipkannya dengan olahraga sederhana di antara aktivitas harian.


Sumber: health.grid.id

Yusham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.