Jalani Puasa di Tengah Pandemi Covid-19, Simak 4 Tips WHO Berikut ini

lantern-that-have-moon-symbol-white-background-with-hand-holding-mask-protect-corona-covid-19-virus-muslim-feast-holy-month-ramadan-kareem_74663-484

Photo: Freepik.com

Di tengah pandemi virus corona Covid-19, seluruh umat muslim di dunia menjalani ibadah puasa Ramadan, Jumat, 24 April 2020.

Artinya, seluruh umat muslim akan menjalani ibadah puasa Ramadan sejak terbit hingga tenggelamnya matahari selama 29 hingga 30 hari. Semua umat muslim dari muda, dewasa dan sehat wajib menjalankan ibadah puasa.

Namun, ibadah puasa Ramadan di tengah pandemi virus corona Covid-19 kali ini mungkin ada beberapa pertimbangan khusus.

Dilansir dari tempo.co, masyarakat harus dibatasi dengan segala aktivitas puasa serta ibadah lain guna menjaga diri dari risiko terpapar virus corona alias Covid-19.

Agar tetap sehat dan bisa menjalankan Ramadan dengan baik, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun memberikan imbauan. Melalui edaran di situs resmi WHO, berikut adalah tips menjaga kesehatan di bulan Ramadan saat wabah Covid-19.

Berikut starglammagz.com telah merangkumnya di bawah ini…

Memenuhi kebutuhan gizi dan hidrasi saat berbuka

Kekebalan tubuh yang ekstra saat bulan suci Ramadan tentu harus dimiliki. Selain mempertahankan stamina di kala bekerja dan berpuasa, cukup asupan gizi pun bisa meminimalkan risiko terpapar virus corona. Untuk itu, penting agar memperhatikan asupan gizi dan hidrasi saat berbuka. Cara mudahnya, Anda bisa mengkonsumsi makanan segar dan bukan kemasan, serta memperbanyak minum air putih.

Tetap menjalankan aktivitas fisik

Aktivitas fisik juga diimbau untuk dikerjakan selama bulan puasa. Meski memang ada pembatasan secara intensitas dan jenis gerakan yang dipilih, namun ini penting untuk tetap menjaga kebugaran. Adapun guna menerapkan pembatasan sosial, olahraga di dalam ruangan dan mengikuti kelas online lebih dianjurkan.

Menghindari penggunaan rokok dan tembakau

Penggunaan tembakau tidak disarankan dalam situasi apa pun, termasuk selama Ramadan dan saat pandemi Covid-19. Sebab, perokok umumnya sudah memiliki kapasitas paru-paru yang berkurang. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko seseorang terjangkit virus corona dan menyebabkan seseorang tidak bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik.

Memperhatikan pembatasan fisik dan kebersihan diri saat beramal

Bulan suci Ramadan rasanya tidak lengkap tanpa pemberian amal kepada orang yang membutuhkan dan para yatim piatu. Apabila Anda ingin tetap bersedekah, pastikan anjuran untuk pembatasan fisik dan menjaga kebersihan diri tetap diterapkan. Pembatasan fisik pun perlu dilakukan dengan menghindari perkumpulan besar dan memberlakukan antrian, menggunakan pelindung diri seperti masker, menghindari menyentuh wajah serta senantiasa mencuci tangan dengan sabun.

 

Sumber: Tempo.co

Dit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.