Album David Bowie ‘The Man Who Sold the World’ Dirilis Ulang dalam Rangka 50th Anniversary

David Bowie Meetrobolist /istimewa

Parlophone Records mengumumkan detail perilisan album METROBOLIST (THE MAN WHO SOLD THE WORLD) 50th ANNIVERSARY EDITION yang akan diluncurkan secara resmi pada tangga 6 NOVEMBER, 2020.
 
Bulan November, 50 tahun lalu merupakan perilisan album David Bowie berjudul The Man Who Sold the World di Amerika Serikat pertama kalinya. Sementara, negara-negara lain di dunia mesti menunggu sampai April 1971 untuk menjadi saksi kehadiran album penting ini, yang menandakan fase baru untuk Bowie di tahun ’70-an.

Album ini juga menjadi tempat pertama kalinya Bowie berkolaborasi dengan gitaris Mick Ronson. Bersama Ronson, Bowie merilis album-album terbaik seperti Hunky Dory, Ziggy Stardust, Aladdin Sane, sampai album klasik Scary Monsters.

Berjudul asli Metrobolist, nama album ini berubah di detik-detik terakhir perilisan menjadi The Man Who Sold the World. Sejatinya, rekaman master diberi judul Metrobolist. Rilisan ulang 2020 ini kembali ke judul album awal Metrobolist yang di-remix oleh produser aslinya, Tony Visconti, kecuali untuk lagu “After All” yang Tony anggap sudah bagus sejak awal.

Desain sampul Metrobolist 50th Anniversary dibuat oleh Mike Weller, seniman yang karyanya sempat kontroversial karena sampul album The Man berkonsep gaun, yang ditolak oleh Mercury Records. Bagian dalam sampul Metrobolist juga menampilkan banyak foto dari sesi foto Mr Fish-nya Keith MacMillan di Haddon Hall, yang akhirnya menjadi sampul untuk The Man Who Sold the Wold yang dijual di luar Amerika Serika pada tahun 1971.
 
Seperti rilisan piringan hitam Space Oddity 50th Anniversary dan edisi plat 180 gram, Metrobolist juga bakal dirilis terbatas dengan tanda tulisan tangan pada setiap platnya di piringan emas (1971 sampai 2020) serta di plat putih dari 1 sampai 1970, secara acak didistribusikan. Bowie secara pribadi menyampaikan konsep Metrobolist ke label rekaman untuk produksinya, dan sekarang dengan rilis ini, kita dapat melihat album ini lebih dekat dengan konsep aslinya. Di tahun 2000, Bowie sempat berbicara soal konsep sampul album.

“Mick Weller merancang kartun yang terlihat subversif ini, dan memasukkan beberapa hal yang cukup pribadi. Bangunan di latar belakang kartun itu sebenarnya adalah rumah sakit jiwa tempat saudara tiriku dirawat. Jadi bagi saya, hal itu memiliki banyak keterkaitan dengan hidup saya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.