Sarah Saputri Sajikan Keindahan Alam di Single “Foreshadow From Sukabumi”

Dok. Sarah Saputri

Penyanyi, pemain harmonika, dan penulis lagu, Sarah Saputri merilis single baru bertajuk “Foreshadow From Sukabumi” Senin (02/11/20) di kanal YouTube-nya. Lagu tersebut merupakan single instrumental ketiga Sarah setelah sebelumnya merilis “When Garut Smiles in Longing” dan “The Sun Of Di Hyang”.

Lagu ini menggambarkan keindahan alam yang ada di daerah Sukabumi. Lewat karyanya, Sarah mencoba untuk menyampaikan pesan bahwa kita sebagai manusia harus dapat merawat dan menjaga alam, maka alam pun akan senantiasa menjaga kita. Sebagai bentuk syukur terhadap Tuhan yang telah menganugerahkan kita kehidupan, sudah sepatutnya bagi setiap insan untuk saling menyayangi dan menjaga termasuk kepada alam.

Tak hanya keindahan alam yang ditampilkan, namun kearifan lokal dan bangunan bersejarah di Kabupaten Sukabumi juga turut disertakan dalam video ini. Salah satu bangunan bersejarah tersebut adalah Hotel Samudra Beach yang dibangun pada masa pemerintahan Soekarno sebagai presiden pertama Indonesia.

“Saya mencoba untuk merepresentasikan apa yang ada di benak saya setelah melihat beberapa fenomena alam akhir-akhir ini. Seolah alam memberikan isyarat atau pertanda untuk mengingatkan kita baik dari bencana atau bahkan dari keindahannya. Karya ini sangat special bagi saya, karena adanya Abah Asep Nugraha sebagai pemangku adat dari Kasepuhan Sinar Resmi yang memberikan kita petuah kehidupan. Menurut saya adakalanya kita renungi petuahnya, semoga ini menjadi kebaikan untuk kita bersama,” terah Sarah dalam keterangan resmi yang diterima starglammagz.com, Selasa (3/11/2020).

Dalam proses kreatifnya, penggarapan single dan video klip “Foreshadow From Sukabumi”melibatkan Jason Limanjaya sebagai music arranger. Sedangkan untuk proses olah suara atau mixing dan mastering dibantu oleh Tantan Nugraha dari Garputala Studio. Proses penggarapan video klip untuk lagu ini dibantu oleh putra-putra daerah asli Garut, yaitu Hartas Deris (Garut Turunan Kidul), Prakoso Umam, Iam Geges, Rehan Anshori dan Cici Chintia. Video klip ini diproses oleh Prakoso Umam. Sementara itu hadir pula dua merek dagang fesyen lokal yakni Batik Reunceum dan Akar yang menjadi penyempurna penampilan Sarah dalam video tersebut.

Ada banyak keindahan alam dan kearifan lokal yang ditampilkan Sarah pada video klip  lagu ini, misalnya Suspension Bridge Situ Gunung, Pantai Pelabuhan Ratu, Kasepuhan Sinar Resmi (Cisolok)d dan juga Curug Cimarinjung, Geopark Ciletuh.

Editor: Yusham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.