Ketahui Jenis-jenis Fobia berikut Penyebabnya!

See the source image

Ada banyak ketakutan yang kita hadapi di dunia ini, namun bagaimana jika ketakutan itu berlebih? Jika anda memiliki reaksi takut yang berlebih saat menghadapi suatu hal bisa jadi anda mengidap fobia. Fobia berbeda dengan rasa takut dan gangguan kecemasan pada umumnya. Peristiwa yang menakutkan hingga membuat trauma biasanya menjadi penyebab seseorang mengidap fobia tertentu, seperti orang yang fobia air pernah tenggelam pada waktu kecil. Terdapat tiga jenis fobia dalam lingkup besar, yaitu ada Agorafobia (ketakutan terhadap kerumunan), Fobia sosial (takut untuk berinteraksi dengan orang lain), dan ada juga fobia spesifik. Namun sudah tahukah anda jenis-jenis fobia spesifik dan ketakutannya? Berikut merupakan ulasan lebih lengkapnya:

Acrophobia

See the source image

Merupakan ketakutan berlebih dan ketakutan ekstrem terhadap ketinggian. Fobia jenis ini termasuk kedalam fobia yang sering ditemukan di masyarakat. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan acrophobia ini, diantaranya pengalaman traumatis hingga mencontoh, seorang anak yang memiliki orangtua acrophobia juga akan memiliki ketakutan yang ekstrim terhadap ketinggian karena ia melihat apa yang dilakukan oleh orangtua dan tentu saja menirunya.

Hemophobia

See the source image

Phobia ini termasuk kedalam jenis phobia spesifik yang ditandai dengan kecemasan berlebih jika melihat darah. Biasanya, orang yang mengidap hemophobia juga mengidap fobia terhadap jarum. Gejala hemophobia ini dapat dipicu bukan hanya pada saat melihat darah secara langsung tapi juga saat penderitanya hanya melihat darah pada video/gambar. Orang yang mengalami hemophobia akan mengalami gejala badan berkeringat dan gemetar, mual dan muntah hingga pingsan.

Nyctophobia

See the source image

Nyctophobia adalah gangguan psikologis dimana seseorang memiliki ketakutan yang berlebih terhadap kegelapan. Orang yang mengidap fobia ini akan merasa terancam ketika berada di ruangan yang minim cahaya. Takut akan kegelapan biasa dialami pada umur 2-8 tahun, namun tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga akan mengalaminya. Fobia gelap bisa menyebabkan gejala seperti berkeringat dingin, sakit perut hingga pingsan. Orang yang memiliki fobia gelap biasanya takut bepergian pada malam hari dan hanya ingin tidur di tempat yang terang saja.

Allodoxaphobia

See the source image

Merupakan keadaan dimana seseorang tak mampu mengutarakan pendapatnya karena takut ditolak opininya oleh orang lain. Biasanya penderita fobia ini menolak keras untuk terlibat dlam suatu diskusi dan memperlihatkan ketakutan dan konfrontasi. Ada dua kemungkinan orang yang menderita fobia ini, pertama mereka yang minder dan menempatkan dirinya pada pribadi yang buruk, kedua kebalikannya yaitu orang yang memiliki sifat arogan dan merasa dirinya yang paling hebat.

Claustrophobia

See the source image

Penderita fobia ini memiliki ketakutan terhadap ruangan sempit dan tertutup misalnya lift. Fobia jenis ini merupakan salah satu fobia yang umum dirasakan oleh orang-orang. Meskipun belum diketahui pasti penyebab orang yang mengidap claustrophobia, ada kemungkinan orang yang mengidap fobia ini pernah di bully dan di kurung di tempat tertutup, ataupun pernah mengalami turbulensi dalam pesawat. Tempat yang memicu claustrophobia adalah terowongan, ruang ganti hingga tempat pencucian mobil otomatis.

Categories: Health, Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.