Ini Dia Kalimat Toxic Masculinity Yang Tanpa Sadar Sering Kita Dengar

Meskipun seringkali perempuan seringkali mendapatkan predikat sebagai makhluk rumit, nyatanya kerumitan tersebut juga tidak terlepas dari kaum laki-laki. Kau madam seringkali di hantui oleh stigma toxic masculinity. Seperti yang diketahui segala hal yang di awali dengan toxic pastilah memiliki arti tidak baik. Toxic masculinity merupakan sudut pandang bagaimana masyarakat memandang maskulinitas dengan pandangan yang sempit. Tak hanya itu masyarakat juga melabeli laki-laki dengan memukul rata standarisasinya. Layaknya menjadi seorang laki-laki memiliki ‘peraturan’ tertentu yang harus dipatuhi, dan jika tidak sesuai ‘standar’ maskulinitas seorang laki-laki akan di anggap lemah san sebagainya. Tak jarang, hal tersebut membuatnya menjadi merasa minder. Dibawah ini merupakan kalimat-kalimat yang mungkin seringkali kita dengar dan termasuk toxic masculinity.

Katanya Jantan, Kok Skincare-an?

Seringkali produk skincare di identikan dengan perempuan karena perempuan kebanyakan menjaga kebersihan wajah dan lebih rajin. Namun kesehatan kulit merupakan hal yang harusnya dilakukan semua orang tanpa memandang gender. Jika perempuan memiliki hak untuk tampil cantik, laki-laki juga memiliki hak untuk tampil tampan. Harusnya jika ada laki-laki yang merawat wajahnya justru di dukung, karena seringnya laki-laki justru abai dengan hal tersebut. Terlebih sekarang justru banyak produk skincare yang khusus untuk laki-laki, jadi tak usah malu untuk menggunakan merawat wajah!

Jadi Laki-laki Jangan Nangis!

Memang kalimat ini merupakan kalimat yang sering kita dengar di masyarakat karena sudah mandarah daging. Stigma masyarakat yang melekat mengenai lemahnya laki-laki yang merupakan hal yang sebenarnya harus di minimalisasi. Hal ini dikarenakan menangis merupakan hal yang normal bagi kita sebagai manusia, menangis bukan hal yang selalu melekat pada perempuan dan wajar juga bila dirasakan oleh laki-laki karena manusia memang makhluk hidup yang memiliki perasaan.

Jika Laki-laki tidak Dominan Disebut Pengecut

Anggapan masyarakat yang melekat bahwa lelaki harus dominan dalam segala hal merupakan salah satu dari kategori toxic masculinity. Laki-laki melekat dengan pendapatnya yang harus selalu di dengarkan dan jika mendapatkan kritik harus bersuara hingga dominan emosi. Hal ini justru akan membentuk kepribadian laki-laki yang egois dan ingin menang sendiri. Sifat tersebut tidak membuat laki-laki keren, justru menambah anggapan bahwa laki-laki tersebut memiliki sifat ‘bossy’.

Laki-laki Harus Kuat, Tidak Boleh Capek!

Sulit untuk melepaskan toxic masculinity dari anggapan ini. Padahal hal yang lumrah jika seseorang memiliki rasa Lelah tanpa memandang gender. Pendapat bahwa laki-laki selalu kuat dan perempuan selalu lemah justru membuat gap antar gender yang akhirnya stereotip tersebut mandarah daging di masyarakat. Kesadaran untuk saling memahami keadaan satu sama lain adalah hal yang penting. Jadi, hal seperti ini bukan merupakan sesuatu yang bisa menjadi pembatas laki-laki untuk bisa jujur terhadap dirinya sendiri dan orang lain.

Jika Pulang Sebelum Larut Malam “Manja!”

Tidak semu orang menyukai dan bisa begadang sampai larut malam bahkan hingga pagi buta. Apalagi jika circlenya yang tidak satu frekuensi atau obrolannya tidak nyambung. Daripada membuat anda menjadi jenuh dan terjebak dalam lingkungan tersebut, lebih baik anda jujur dan lebih baik pulang ke rumah tepat waktu. Dibandingkan dengan ‘ikut-ikutan’ tapi membuat anda tidak nyaman.

Categories: Love Life, Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.