Tips Atur THR Di Masa Pandemi

Uang THR (Tunjangan Hari Raya) adalah uang yang selalu diberikan pada saat memasuki idul fitri, tentu semua orang yang merayakan lebaran pastinya sangat menanti-nantikan, hal yang ditunggu apalagi oleh anak-anak yang mendapatkan uang jajan dari berbagai saudara. tetapi berhubung situasi yang sedang dialami sedang memasuki pandemi yang dimana pandemi ini sangat berpengaruh terhadap berbagai sektor selain kesehatan ekonomi pun sangat terdampak. Untuk itu kita harus bisa memanfaatkan uang THR ini sebagai kebutuhan kita sehari-hari.

Anda bisa menerapkan perencanaan keuangan dengan metode 40-30-20-10% masing-masing dana tersebut dialokasikan ke berbagai kebutuhan, termasuk untuk berbagai maupun zakat, infaq ataupun bersedekah.

10% Di Gunakan Untuk Kebaikan

Anda bisa menyisihkan untuk zakat sebesar 2,5% terkait nominalnya di tentukan oleh pemerintah, selain itu anda bisa menyisihkan lagi untuk berbagi terhadap sesama, terutama saudara anda ataupun keluarga anda. jadi sisihkan uang THR untuk melakukan kebaikan. Terutama di idul fitri ini menjadi momen yang baik untuk memberi kepada sesama, pastinya rezeki anda nantinya akan dilipat gandakan, serta selalu mendapatkan keberkahan.

20% Untuk Menabung atau Investasi

Sisihkan juga uang thr anda untuk menabung maupun investasi, hal ini tentu sangat bermanfaat untuk keuangan keluarga anda atau kebutuhan anda terutama hal yang berkaitan dengan dana darurat jadi lebih baik persiapkan mumpung rezekinya sedang ada.

30% Utang Jika Ada atau alokasikan kepada kebutuhan

Jika anda masih memiliki hutang segera lunaskan dan gunakan uang tersebut, karena jika anda masih dibebani hutang, tentu hidup anda tidak akan menjadi tenang, jadi supaya meringankan beban hutang apalagi utang yang sudah jatuh tempo sisihkan uang THR anda untuk membayar utang terlebih dahulu. Jika tidak ada anda bisa mengalokasikan untuk investasi atau tabungan, juga untuk berbagi bersama.

40% Untuk Kebutuhan Jelang Lebaran, pada saat lebaran, dan sehari-hari

Usahakan 40% dari THR anda dialokasikan kepada kebutuhan anda, tentu dana ini adalah dana khusus yang menjadi prioritas utama, dari 40% tersebut anda bisa mengatur keuangan anda agar lebih hemat, mulai dari pengeluaran jangan sampai melebihi penghasilan. Baiknya anda memperbesar penghasilan namun tetap menetapkan kebutuhan. Artinya jika penghasilan anda pun bertambah bukan berarti pengeluaran anda ikut bertambah.

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.