Mengenal Hustle Culture Budaya Gila Kerja Bagi Generasi Muda

Hustle culture merupakan sebuah gaya hidup atau kebiasaan seseorang untuk terus bekerja, dapat disebut juga gila kerja. Seseorang merasa harus terus bekerja dengan keras dan hanya meluangkan sedikit waktu untuk istirahat. Fenomena hustle culture telah ditemukan sejak tahun 1971 dan semakin berkembang di kalangan milenial. 

Fenomena ini membuat seseorang terobsesi dengan bekerja dan menjadikan bekerja sebagai hal yang paling penting dalam hidup. Biasanya ini terjadi di kalangan milenial yang mengejar kesuksesan dengan terus-menerus bekerja. Mereka cenderung tidak memperdulikan kesehatan saat kerja, terutama kesehatan mental.

Meskipun sudah bekerja keras, terkadang hasilnya tidak terlihat. Kemudian yang terjadi adalah membandingkan diri sendiri dengan orang lain yang menurutnya sudah berhasil. Lalu akan muncul rasa bersalah karena merasa kurang dan semakin mendorong diri untuk terus bekerja keras.

Hustle culture menjadi pro dan kontra, ketika sudah bekerja secara berlebihan tanpa melihat kondisi tubuh maka banyak dampak buruk yang dihadapi. Hal ini tentunya tidak baik untuk keseimbangan hidup atau life balance. Jika hustle culture terus dilakukan, bukan hasil yang baik yang akan kamu dapat tapi kesehatan Anda yang akan terganggu.

Dampak hustle culture

40 Kata-kata Motivasi Pelepas Lelah Bekerja, Jeda Boleh Menyerah Jangan -  Ragam Bola.com

Sebuah studi dalam jurnal Occupational Medicine menjelaskan jika seseorang dengan jam kerja yang panjang cenderung akan mengalami gangguan kecemasan, depresi, hingga gangguan tidur. Kebiasaan gaya hidup yang gila kerja akan memiliki dampak yang besar terutama bagi kesehatan mental seseorang.

Dengan terus-terusan bekerja tanpa waktu untuk istirahat Anda akan mengalami kelelahan secara fisik. Ditambah lagi berbagai tekanan di tempat kerja, waktu kerja yang panjang, dan lingkungan yang tidak nyaman akan membuat Anda stress. Apalagi jika Anda sering telat makan karena pekerjaan yang menumpuk sehingga akan meningkatkan resiko diabetes.

Memiliki motivasi kerja keras memang baik, tapi jangan sampai memforsir diri Anda hingga mengabaikan kesehatan. Sebagai manusia, Anda tetap butuh istirahat yang cukup, meluangkan waktu dengan keluarga, dan waktu untuk diri sendiri.

Categories: Work

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.