Menyendiri Itu Punya Banyak Manfaat, Bukan Berarti Anti Sosial

Menyendiri tidak selalu identik dengan orang yang patah hati atau sedang mengalami krisis sosial dalam dirinya. Selain membuat pikiran lebih tenang, menyendiri bagus untuk membangun jiwa lebih kreatif dan terampil dalam kepemimpinan. Dalam sebuah penelitian, orang yang suka menyendiri berpotensi memiliki masa depan cerah. Hal tersebut ditunjang dengan kondisi tubuh sehat karena kesehatan mentalnya baik, mampu mengatur emosi, dan fisiknya bugar. 

Pada umumnya, masyarakat berpikir kalau menyendiri hanya memiliki dampak negatif terhadap diri seseorang. Dalam sebuah studi Royal College of General Practitioners di Inggris menunjukkan kalau menyendiri bisa menjadi masalah serius bagi kesehatan masyarakat.

Seorang peneliti dari California San Jose State University, Gregory Feist mengungkapkan kalau kreativitas ada pada orang-orang yang memiliki keterbukaan terhadap pemikiran dan pengalaman baru, keyakinan, kemandirian, dan suka menyendiri. Salah satu contohnya yaitu hal yang menonjol dari dalam diri para seniman dan ilmuwan yaitu minat mereka rendah dalam bersosialisasi. 

Orang yang gemar menyendiri kemungkinan besar orang introvert. Kenyataannya, banyak para pemimpin suatu perusahaan adalah orang intovert yang sehari-hari menjalankan tugasnya ditunjang dengan karyawan-karyawan ekstrovert. Dengan begitu mereka akan saling “mengisi” dalam pekerjaan dan dapat menjalankan tugas-tugas kantor dengan baik. 

Kategori:Health, Love Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.