Tips Untuk Melakukan Teknik Story Telling

Story Telling adalah keterampilan berbicara yang sangat bermanfaat ketika mengajar, negosiasi dalam bisnis, melakukan wawancara atau interview dan menjalani kehidupan sehari-hari. Lalu bagaimana caranya berbicara dengan metode story telling? ada 4 hal yang harus dibutuhkan diantaranya, Tema. Konflik, Simpati, dan solusi. Ditambah 2 faktor tambahan yaitu pembalikan dan alasan. Yuk Kita simak pembahasannya.

Tema Yang Menarik

9 Things to Consider For Powerful Brand Storytelling | Mention

Harus memiliki Tema yang menonjol, cerita menonjol biasanya akan disukai oleh banyak orang, seperti cerita legenda, atau dongeng klasik yang hingga saat ini pun masih banyak orang yang ingin membacanya atau mendengarkannya karena mempunyai tema yang menarik untuk dapat diceritakan. Yang terpenting cerita yang ingin disampaikan harus konsisten dengan satu tema.

Konflik Dalam Cerita

Cara Membuat Konflik Yang Baik Dalam Cerita (Bagian 1) - Bintang Wahyu

Konflik dan Klimaks merupakan unsur yang tidak dapat dipisahkan dari kisah yang menarik, semakin konflik nya mendalam maka akan menjadi daya tarik sendiri terutama orang-orang akan menjadi penasaran. Termasuk semakin berlipat emosi dalam cerita. Jangan lupa konflik lah yang membuat orang-orang yang tenggelam dalam cerita.

Cerita Yang Menarik Simpati

Teknik Storytelling yang Bisa Anda Lakukan untuk Menarik Hati Pelanggan

Tema dan konflik saja tidak cukup untuk menghidupkan cerita jika pendengarnya tidak dapat merasakan simpati terhadap cerita tersebut. maka harus ada simpati yang diceritakan agar orang-orang terhanyut terbawa perasaan dalam ceritanya, dan hal ini pun meningkatkan rasa kepedulian dari orang-orang yang mendengarkannya. Juga yang terpenting cerita tersebut harus mudah dipahami agar bisa menarik simpati.

Solusi Dari Konflik Yang Diceritakan

Teknik Storytelling yang Bisa Anda Lakukan untuk Menarik Hati Pelanggan

Cerita yang dramatis harus menyajikan sebuah solusi terhadap terjadinya konflik. Cerita yang dinilai bagus adalah bisa mengatasi konflik nya. Juga perhatikan alur cerita yang anda ceritakan, sampaikan secara terstruktur agar orang-orang memahami maksud yang anda sampaikan, usahakan jangan terlalu berlebihan yang terpenting antara konflik dengan solusi yang anda ceritakan masih mempunyai keterkaitan.

Categories: Uncategorized, Work

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.