Bisakah Sandera Bersimpati pada Penculiknya? Inilah Stockholm Syndrome.

Apakah Anda pernah menonton serial kenamaan Netflix berjudul Money Heist? Serial asal Spanyol ini menarik perhatian banyak orang karena alur ceritanya yang menarik dan dibintangi aktor-aktor Spanyol yang dirasa masih sangat segar. Diantaranya terdapat Monica Gazambite yang diberi kode nama Stockholm.

Melansir dari laman resmi fansite Money Heist, monica diberi nama demikian karena merujuk pada Stockholm Syndrome yang ia alami selama menjadi sandera di Bank Nasional Spanyol. Sebenarnya, apa itu Stockholm Syndrome?

Mengutip laman webmd.com, Stockholm Syndrome bukanlah sebuah diagnosis psikologi melainkan sebuah respon emosional yang terjadi pada korban penculikan setelah mengalami waktu penculikan yang terbilang lama. Pada kasus ini, penderita Stockholm Syndrome merasa bahwa ia memiliki simpati bahkan lebih jauh merasa timbul rasa kasih sayang kepada penculiknya.

Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang kriminolog asal Swedia bernama Nils Bejerot. Hal yang mendasari timbulnya istilah ini adalah karena adanya kasus perampokan yang terjadi pada sebuah bank di Swedia tahun 1973 silam. 

Pada kasus tersebut, sandera justru merasa memiliki ikatan yang emosional dengan para pelakunya setelah masa penyekapan 6 hari. Hal lain yang lebih mengherankan adalah korban tersebut malah melakukan penggalangan dana bantuan hukum dan menolak untuk bersaksi di pengadilan.

Lalu, apa yang mendasari terjadinya Stockholm Syndrome? Terdapat beberapa faktor yang membuat sandera mengalami hal ini. Seperti adanya tekanan yang sama dirasakan oleh penyandera dan korban. Selain itu, durasi penyekapan pun dapat menjadi faktor penunjang. Terakhir, adanya afeksi atau perhatian yang diberikan penyandera pun membuat korban dapat menaruh hati.

Ketika Anda menemukan seseorang yang mengalami Stockholm Syndrome, jangan menghakiminya dengan celaan atau perkataan yang dapat menyakiti hatinya. Sebaiknya, ajak ia ke psikolog untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, karena Anda tak tahu apa saja yang telah dialaminya. Tetap selalu dampingi, ya!

Kategori:Health

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.