ERA BARU LIGHTCRAFT DIBUKA DENGAN SINGLE BARU “LIFE”

Jakarta, 25 Juni 2021 – Sudah hampir 16 tahun kwartet anthemic indie-rock lightcraft melanglang buana di dunia musik. Mampu menjalani karir selama itu adalah hal yang sangat jarang terjadi di industri modern. Apa rahasia di balik itu semua? Jawabannya adalah harapan.

lightcraft adalah sebuah anomali. Band yang terus hidup dengan gairah besar dan penuh pengharapan. Tapi, memang harapanlah yang membuat hidup kita bergerak lebih maju, bukan? Inilah alasan kenapa harapan menjadi nyawa dari single terbaru lightcraft yang berjudul “Life”, lagu pertama yang dirilis dari album keempat mereka yang akan datang.

Merupakan salah satu dari beberapa lagu yang ditulis vokalis dan penulis lagu Imam Surataruna selama masa pandemi, “Life” menjadi cerminan jujur dari perjalanan hidup band ini dan para personilnya, dimana lika-liku kehidupan mereka dihantui dengan rasa cemas, keraguan diri, dan beragam konflik internal. “Lagu ini adalah bentuk pengharapan kami secara kolektif, baik sebagai band maupun individu. Di umur yang telah menginjak 30- an, kami tetap ingin membuat perubahan, terus berkarya, dan melakukan hal yang membahagiakan diri kami. Kami percaya harapan itu ada. Dan kami ingin hidup dengan terus menggenggam erat harapan di tangan kami,“ jelas Imam.

Pesan dari “Life” cukup sederhana, yaitu tetap percaya, terus berharap, dan ambil alih kendali hidup kita. Terlepas dari apapun situasi dan kondisi kehidupan kita, hidup kita adalah milik kita, dan hanya kitalah yang bisa menjadikan kehidupan kita lebih baik.

Diproduseri oleh Iqbal MSSVKNTRL, “Life” menyuguhkan warna 80-an yang diperkuat oleh balutan nuansa modern, lengkap dengan alunan bunyian synth dan arpeggio memikat yang masih pas bila disisipkan ke dalam lagu Pet Shop Boys atau single The Weeknd. Warna

notasi dan melodi yang dipilih terdengar lebih segar, mulai dari isian gitar Fari Febrian yang lebih berkarakter hingga vokal energetik Imam yang khas. Ini layaknya hasil karya dari sebuah band yang telah menemukan kembali semangat mereka dan siap untuk melangkah lebih jauh.

“’Life’ menjadi sebuah monumen yang menunjukan tahapan bermusik kami saat ini. Terus melangkah maju menembus batas, mencoba hal-hal baru, dan tetap membuka diri terhadap ide-ide segar dalam berkreasi. Lagu ini sendiri merupakan awal dari berbagai hal yang ingin kami sampaikan kedepannya,” tegas Fari.

Dirilis oleh Wander Digital Music, “Life” sudah dapat dinikmati di berbagai layanan

streaming seperti Spotify, Apple Music, JOOX, Resso dan lainnya dari tanggal 25 Juni 2021. Video klip untuk “Life” sendiri akan dikeluarkan dalam waktu dekat.

Tentang lightcraft

Band anthemic indie-rock lightcraft mengusung misi menebarkan cahaya harapan melalui setiap notasi dan melodi yang mereka kreasikan. Menggabungkan lirik yang penuh pengharapan serta nilai- nilai positif, kwartet asal Jakarta ini dikenal dengan ciri khas sound yang melankolis nan penuh semangat yang pas untuk disuguhkan di stadion besar. Setiap nada yang disampaikan mampu meresap cepat ke dalam hati yang langsung menghadirkan senyuman lebar bagi para penikmatnya.

lightcraft terbentuk pada tahun 2005, tepat ketika Imam Surataruna, Fari Febrian, and Enrico Prabowo bertemu saat melangsungkan studi di kampus yang sama di Selangor, Malaysia. Setelah menorehkan reputasi baik di negeri jiran lewat aksi panggung apik nan energetik dibarengi hangatnya sambutan atas rilisan-rilisan mereka, dimana majalah musik lokal ROTTW menahbiskan mereka sebagai “Coldplay dari Asia Tenggara”, mereka pun kembali ke tanah air di tahun 2011. Sang drummer Yopi SS sendiri bergabung di 2012.

Mengangkat tema seputar kemanusian dan ragam fenomena global, lightcraft telah menelurkan beberapa rilisan sejak awal dibentuk, termasuk debut EP “The Modern Seasons” (2006), album debut “Losing Northern Lights” (2008), album kedua “Colours of Joy” (2014), EP kedua “Another Life”, dan album penuh ketiga “Us Is All” (2019).

Pada September 2020, tepat di ulang tahun mereka yang ke-15, lightcraft melakukan perubahan besar dalam arah bermusik mereka lewat single “Run Away”, lagu dari hasil kolaborasi dengan produser musik Singapura DSML yang terinspirasi oleh musik elektronik 80-an dan pop modern. Versi akustik dari lagu ini pun dilepas kemudian pada Februari 2021. Kedua rilisan ini diluncurkan oleh label Amerika Serikat Circulate Music.

Pada bulan Juni 2021, lightcraft kembali membuat terobosan baru dengan single teranyar mereka “Life”, melantamkan sebuah era baru dari band ini dengan musik yang lebih segar dan inovatif serta tampilan yang menyiratkan suguhan yang akan hadir dari album keempat mereka yang sedang dipersiapkan.

Selama berkarir baik di dalam maupun luar negeri, lightcraft banyak mempertontonkan gabungan sound yang catchy dengan energi kuat nan magis saat tampil di atas panggung. Perpaduan ini telah membawa mereka ke berbagai penjuru dunia, termasuk tampil di festival musik internasional bergengsi dan panggung-panggung ternama di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, India, kanada, Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Mongolia, and Inggris.

Festival musik bergengsi yang pernah mereka sambangi meliputi SXSW, Liverpool Sound City, V-Rox, Taihu Midi Festival, MUSEXPO, Monsoon Music Festival, Big Mountain Music Festival, Bangkok Music City, We The Fest, Canadian Music Week, Indie Week Canada, Music Matters Live, Zandari Festa, Baybeats Music Festival, B Festival, Playtime Festival, SONIK Philippines, Music Lane Festival Okinawa, dan Sakurazaka Asylum.

Sebagai sebuah band yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian, kelestarian lingkungan hidup, dan masa depan dunia, lightcraft ditunjuk menjadi duta bagi organisasi nirlaba peduli lingkungan Bersih Nyok! dan juga turut serta memberikan dukungan terhadap The Borneo Orangutan Survival Foundation dan Sahabat Anak Foundation.

Karir musik lightcraft bertujuan untuk menciptakan sebuah momentum untuk melangkah lebih jauh lagi; mendobrak batasan dan mewujudkan petualangan yang penuh arti dalam hidup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.