Baik untuk Jaga Imun, Ini Dosis Vitamin C yang Dianjurkan

Vitamin C menjadi salah satu vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pembentukan kolagen, serta melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, maka ini bisa diperoleh melalui makanan dan suplemen vitamin C.

Sebelum mengkonsumsi suplemen vitamin C, Anda perlu mengetahui kebutuhan dosis per hari terlebih dahulu. Berikut dosis yang dianjurkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 tahun 19 tentang Angka Kecukupan Gizi, dosis vitamin C yang dibutuhkan yaitu:

  • Anak-anak berkisar 45-75 miligram.
  • Orang dewasa sehat berkisar 75-90 miligram.

Dosis tersebut perlu disesuaikan juga dengan kebutuhan dan atas rekomendasi dokter. Hati-hati dalam mengkonsumsi vitamin C berlebih, karena kemampuan tubuh dalam menyerap tubuh terbatas. Saat tubuh menerima kelebihan vitamin, akan dikeluarkan melalui urine. 

Namun, saat dosis yang dikonsumsi terlalu tinggi, tubuh akan kesulitan dalam mengeluarkan kelebihan vitamin. Akibatnya ginjal akan bekerja dengan ekstra untuk membuangnya. Efek samping lainnya seperti sakit perut, mual, muntah, migrain, dan dampak jangka panjang menyebabkan batu ginjal. 

Bagaimana dengan vitamin c 1000mg?

Hindari Minum Vitamin C 1000 Mg Setiap Hari: Ini Efek Sampingnya |  HelloSehat.com | LINE TODAY

Sebuah penelitian dalam Journal American Medical Association (JAMA) menyebutkan jika tubuh manusia hanya mampu mencerna 200 mg vitamin C setiap harinya. Melebihi itu, vitamin C yang diminum tidak akan diserap dan tidak berguna bagi sel-sel tubuh. Menurut standar yang dianjurkan, dosis ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. 

Maka, jika mengkonsumsi suplemen vitamin C sebesar 1000 mg atau lebih, sisanya hanya akan dibuang oleh tubuh. Ketimbang mengkonsumsi suplemen, Anda dapat mendapatkan asupan vitamin C melalui makanan. 

Buah-buahan dan sayur-sayuran yang dapat dijadikan sumber vitamin C harian seperti jeruk, stroberi, kiwi, nanas, mangga, lemon, pepaya, dan lainnya. Untuk sayur seperti brokoli, bayam, dan kembang kol.

Kategori:Health

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.