Dunning-Kruger Effect: Ketika Seseorang Merasa Paling Hebat

Apakah Anda pernah menjumpai orang yang merasa paling pintar atau hebat? Rasanya hampir semua orang pernah menemuinya. Dalam istilah psikologi, orang-orang yang merasa ‘sok pintar’ disebut dunning-kruger effect. Ini adalah suatu bias kognitif atau kekeliruan seseorang dalam menilai dan berpikir mengenai kemampuannya. 

Orang yang mengalami dunning-kruger effect biasanya akan berbicara panjang lebar mengenai suatu topik dan akan mengatakan bahwa dirinya yang paling benar dan pendapat orang lain itu salah. Meskipun orang lain mungkin tidak tertarik dengan topik pembicaraannya, dia akan terus berbicara dan mengabaikan ketidaktahuannya. 

Efek ini pertama kali diperkenalkan oleh psikologi sosial yaitu David Dunning dan Justin Kruger. Dunning-kruger effect terjadi karena rendahnya pengetahuan yang membuat seseorang tidak dapat mengenali tingkat keterampilan dan kemampuan orang lain. Sehingga akan cenderung memandang dirinya lebih baik, lebih mampu, dan jauh lebih berpengetahuan. 

Biasanya, orang yang merasakan dunning-kruger effect saat mendapatkan secuil informasi akan merasa sangat berpengetahuan dan menjadi ahli. Padahal bisa saja informasinya salah dan dengan percaya diri akan menyebarkannya ke orang banyak. Jika ini dibiarkan akan menyebabkan keresahan bagi orang lain. 

Bagaimana cara menghindari Dunning-Kruger Effect?

5 Cara Menyampaikan Pendapat Tanpa Bikin Orang Lain Tersinggung : Okezone  Lifestyle

Adapun hal yang dapat Anda lakukan demi menghindari dunning-kruger effect dan menjadi realistis mengenai kemampuan diri. Pertama, teruslah belajar alih-laih merasa tahu soal semua hal. Semakin banyak pengetahuan yang kita tahu, maka harus menyadari masih banyak hal lainnya yang harus dipelajari.

Kedua, mintalah pendapat dan kritik yang membangun dari orang lain. Meski tidak mudah untuk mendengar dan menerima kekurangan diri sendiri, tetapi dengan masukan yang baik kita dapat merefleksikan diri dan belajar dari kesalahan. 

Terakhir, tanyakan pada diri sendiri, apakah hal yang diketahui ini sudah tepat? Apakah sudah benar dan tidak keliru jika disebarkan? Yakinkan diri Anda terlebih dahulu sebelum berbagi informasi kepada orang-orang, dan bukalah diri pada kritikan yang membangun. 

Kategori:Work

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.