Mengenal Ablutophobia, Ketakutan Berlebih pada Mandi

Mandi adalah kebutuhan untuk membersihkan diri sehari-hari. Selain untuk kesehatan tubuh, mandi juga dapat melepas penat. Namun, ada orang yang sangat takut untuk mandi. Kondisi ini disebut dengan ablutophobia, penderita akan merasa ketakutan, gemetar, hingga keringat dingin saat harus mandi.

Ablutophobia merupakan fobia spesifik yang terjadi karena seseorang memiliki rasa takut berlebih yang tidak rasional untuk mandi. Gangguan ini bisa mempengaruhi anak-anak dan dewasa, umumnya lebih sering terjadi pada wanita. Penderita tahu betul gangguan ini tidak realistis, namun tetap sulit untuk menghindarinya.

Penyebab ablutophobia

Ablutophobia: The Fear of Bathing

Seperti halnya seperti penyebab fobia lainnya, ablutophobia terjadi karena trauma akan peristiwa di masa lalu. Ini dapat secara sadar maupun tidak disadari oleh penderita. Bisa jadi karena pengalaman menyedihkan seperti hampir tenggelam, terkunci di kamar mandi, terpeleset, atau perlakuan abusive yang didapat saat mandi. 

Selain itu, dapat juga disebabkan oleh rasa trauma setelah menonton film horor saat adegan pembunuhan atau hantu muncul di kamar mandi. Ini bisa menjadi alasan seseorang takut untuk mandi. Atau, disebabkan oleh rasa malas mandi di masa kecil karena takut hingga terbawa hingga dewasa.

Gejala ablutophobia

Tanda-Tanda Ablutophobia atau Fobia Mandi, Begini Cara Mengatasinya

Saat seseorang mengalami ablutophobia, akan selalu menghindar untuk mandi. Sehingga penderita berusaha untuk menutupi bau badannya dengan parfum dan deodoran agar terlihat telah mandi. Ablutophobia akan membuat penderitanya selalu berusaha untuk menghindari mandi dengan seluruh kemampuannya.

Gejala fisik yang diderita berupa rasa cemas yang meningkat saat menghadapi situasi akan mandi, panic attack, hingga kesulitan bernafas. Penderita juga berusaha menghindari mandi atau bahkan hanya sekadar cuci muka karena merasa takut dan cemas. 

Dampaknya dapat mengganggu kesehatan fisik seperti menderita masalah kulit dan psikis penderita. Dari segi sosial juga penderita dapat dijauhi karena dianggap jorok, bau, dan kotor. Untuk terhindar dari dampak buruk tersebut, penderita dapat melakukan terapi pada tenaga medis professional. 

Kategori:Health

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.