Pesona Restoran Bergaya All You Can Eat yang Diminati Masyarakat

Belakangan ini tren restoran all you can eat atau AYCE tengah digemari baik oleh pihak restoran maupun oleh masyarakat. Konsep all you can eat ini mengusung tema makan sepuasnya dengan durasi tertentu yang telah disediakan dan tak boleh bersisa.

Mayoritas restoran mematok harga mulai dari 99 ribu rupiah per orang untuk satu kali makan. Namun banyak pula restoran yang membuat paket-paket makan sepuasnya ini. Yang menjadi pembeda antara satu paket dengan paket lainnya adalah jumlah dan jenis makanan yang dapat disantap.

Sebenarnya, konsep ini sudah ada sejak lama. Kurang lebih sejak abad ke 16 dan dipopulerkan oleh masyarakat Swedia. Pada saat itu, masyarakat Swedia menyajikan makanan dengan konsep buffet yang dapat dimakan sepuasnya bagi para tamu. Buffet ini diberi nama brännvinsbord atau “meja roh” yang berisikan makanan ringan.

Pada abad ke 18, brännvinsbord mulai berkembang menjadi makan besar yang berisikan berbagai jenis makanan. Tak hanya makanan ringan saja namun ada pula makanan berat. Tradisi ini mulai dikenal dunia saat Olimpiade Stockholm pada 1912 digelar. Banyak restoran mengeluarkan buffet mereka untuk massa yang berbondong-bondong karena lapar.

Bagi sebagian orang terutama yang suka makan, konsep AYCE ini merupakan konsep yang sangat menguntungkan. Hal ini dikarenakan Anda dapat mencoba berbagai jenis makanan tanpa harus membayar jumlah keseluruhan dari makanan yang Anda coba karena memang sudah termasuk ke dalam paket.

Namun bagi Anda yang tak terbiasa makan dalam porsi yang besar, konsep all you can eat ini cukup merugikan. Karena biasanya Anda hanya makan satu porsi saja, namun Anda harus membayar sebanyak paket yang telah ditentukan.

Kendati demikian, AYCE masih mendapatkan tempat di hati masyarakat karena semakin banyak orang yang ikut akan semakin terasa menyenangkan. Karena restoran-restoran ini dirasa dapat menghadirkan suasana yang hangat bersama keluarga atau kerabat. Terlebih banyak restoran yang memperbolehkan pelanggannya untuk memasak hidangannya sendiri.

Kategori:Culinary

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.