Hidup Bukanlah Sebuah Balapan Menurut Basboi Dalam CHING

JAKARTA, 16 April 2021 – Setelah sekian banyak single, video musik, dan merchandise hasil kolaborasi, Basboi akan merilis album debutnya berjudul ‘Adulting For Dummies’. Album yang digarap sejak tahun 2020 ini merupakan bukti perjalanan hidup Basboi sendiri yang tumbuh dewasa mencari jati diri, semangat, dan tujuan di dunia ini.

‘Adulting For Dummies’ adalah buku panduan yang dibuat oleh Basboi untuk dirinya di masa lalu sebagai hasil dari menjalani hidup selama ini, di mana menjadi dewasa mungkin tidak selalu mudah, tetapi perjalanan panjang tersebut memang diperlukan. Dipimpin oleh lagu yang terinspirasi musik gospel barat berjudul ‘Bismillah’, Basboi menyajikan album ini sebagai buku panduan untuk membantu dirinya sendiri dengan harapan dapat membantu orang lain di luar sana juga yang menghadapi masalah yang sama.

Basboi, musisi Hip-Hop/RnB memulai karirnya di Kota Bandung. Memulai karyanya dengan lagu-lagu seperti Cozy, Dying Breed, dan Night Drive pada tahun 2017-18, Basboi merilis EP debutnya berjudul Fresh Graduate di Maret 2019, yang menceritakan tentang struggle yang dimiliki remaja Indonesia pada umumnya. Karyanya berlanjut di single Make Me Proud dimana ia berkolaborasi dengan Matter Mos dan Stanizter.

Identik dengan lirik dan warna musik yang catchy dan fun untuk genre Hip-Hop/RnB, Basboi berhasil menarik perhatian Converse Indonesia dan terpilih mewakili Converse X Ambassadors dari Indonesia untuk tampil di Converse X Global Moment di Kuala Lumpur, Mei 2019, setelah sebelumnya berhasil melakoni tour Fresh Graduate yang mencakup 4 kota di Jawa-Bali. Tidak hanya itu, Basboi kembali terpilih sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia di Converse X Global Moment kedua di Los Angeles, Amerika Serikat, pada November 2019. Di sana, Basboi tampil bersama musisi dari kolektif Odd Future, seperti Dominic Fike dan Jasper.

Menyebut ‘Adulting for Dummies’ sebagai album mungkin terkesan meremehkan, karena tidak hanya sebagai album audio, Basboi memposisikan album ini sebagai cerita anak-anak, diisi dengan 10 lagu atau dalam hal ini 10 bab permasalahan dalam beranjak dewasa, yang kebanyakan orang akan menganggap rumit karena tidak ada pelajaran formal atau informal tentang bagaimana menghadapinya ketika kita berusia 20 tahun-an. Keuangan, karir, harta benda, hubungan, dan prestasi cenderung menjadi masalah utama yang ‘populer’ dari orang dewasa.

Basboi menemukan bahwa masalah ini hanya permukaan, masalah sebenarnya terletak di dalam. Ini tentang bagaimana kita memandang diri sendiri, dari saat-saat frustasi yang membuat kita meragukan diri sendiri, yang membuat kita merasa bukan diri sendiri, hingga saat-saat yang membuat kita bangga pada diri sendiri. Setiap aspek sentimental tumbuh sebagai anak Indonesia yang mencoba mengejar cita-citanya di kota besar tercermin dengan sempurna oleh Basboi dalam albumnya, secara audio dan visual.

Terdiri dari lagu-lagu club-ish trap beat dengan aliran rap yang ketat, bossanova dengan perpaduan lagu pop, hingga lagu gospel klasik yang terasa terdengar langsung dari gereja mengiringi aliran melodi Basboi yang menyenangkan dan catchy yang membungkus lirik-lirik jenakanya yang dihiasi oleh referensi aneh dan permainan kata yang terdengar tidak biasa namun begitu akrab dan dapat dihubungkan. Pengalaman sinematik sejati dari perjalanan seorang anak mencari, kehilangan, dan menemukan dirinya sendiri, tidak seperti album rap pada umumnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.