Kenali Perbedaan Antiseptik dan Disinfektan, Apa Fungsinya?

Pada masa pandemi Covid-19, menjaga kebersihan diri dan sekitar sangatlah penting agar terhindar dari paparan penyakit. Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan produk berlabel antiseptik dan disinfektan. Tapi, apakah Anda tahu perbedaannya? Untuk lebih paham perbedaannya dan fungsinya berikut ini!

Antiseptik vs Disinfektan

Cara Membuat Cairan Disinfektan Sendiri di Rumah, Gampang!

Masih banyak orang yang salah kaprah mengenai perbedaan antiseptik dan disinfektan, padahal keduanya memiliki perbedaan. Meski keduanya sama-sama dapat membasmi mikroorganisme seperti virus dan bakteri, namun keduanya memiliki perbedaan yang mencolok.

Hal paling utama yang membedakan adalah cara pemakaiannya. Jika antiseptik berupa cairan yang digunakan untuk membunuh virus serta bakteri pada manusia. Antiseptik biasanya digunakan untuk membersih luka pada kulit, mencuci tangan, hingga mengobati infeksi tenggorokan. Biasanya dapat dijumpai pada sabun dan hand sanitizer.

Sedangkan disinfektan digunakan pada benda mati dan biasanya digunakan untuk membersihkan gagang pintu, permukaan meja, dan benda yang sering disentuh lainnya. Karena bakteri dan virus pada manusia dapat berpindah dan bertahan selama beberapa waktu pada benda mati, maka penggunaan disinfektan secara berkala menjadi penting. 

Kandungan di dalamnya

Pemerintah Ungkap Tempat Rawan Covid-19: dari Kantor hingga Pasar : Okezone  Tren

Hal berikutnya yang dapat membedakan keduanya adalah kandungan. Keduanya sama-sama mengandung zat kimia yang dapat membunuh mikroorganisme seperti bakteri dan virus yang disebut biosida. 

Kandungan biosida pada antiseptik biasa digunakan pada produk pembersih luka, obat kumur, hingga mencegah infeksi kulit. Sedangkan disinfektan biasanya berupa alkohol dan etanol. Serta umumnya disinfektan mengandung kadar alkohol sekitar 60-80%. Itulah alasan mengapa disinfektan hanya boleh digunakan pada benda mati. 

Itulah perbedaan antara antiseptik dengan disinfektan. Sudah tahu, kan? Jangan sampai salah kaprah lagi, ya!

Kategori:Health

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.