Jangan Anggap Sepele, Ini Dampak Buruk Terlalu Banyak Tidur

Source: Freepik

Tidur dalam waktu yang dapat menghilangkan rasa lelah adalah anggapan yang salah. Justru tidur terlalu lama dapat membuat seseorang merasa kurang berenergi. Selain itu juga adanya risiko terkena penyakit tertentu. Tidur dalam waktu yang lama disebut hipersomnia, yaitu durasi waktu tidur lebih dari 9 jam dalam sehari. Normalnya, orang dewasa tidur selama 7-9 jam per hari.

Jika dibiasakan, tidur terlalu lama dapat mengancam kesehatan Anda. Berikut dampak buruk saat tidur terlalu lama!

Sakit kepala

Source: Freepik

Apakah Anda pernah tidur selama lebih dari 12 jam? Hal ini rupanya dapat menyebabkan otak seolah berembun hingga timbul rasa sakit kepala. Kondisi ini menjadi bahaya paling utama saat Anda terlalu banyak tidur. Pada saat tidur, tubuh  tidak akan mendapatkan cairan dalam rentang Anda tidur. Sehingga Anda dapat mengalami dehidrasi selama tidur dan  bangun dengan kondisi pusing akibat kekurangan cairan. 

Resiko terkena diabetes

Source: Freepik

Dampak buruk lainnya dapat memicu resiko terkena diabetes. Ini karena saat tidur terlalu lama, Anda menghabiskan banyak waktu untuk tidak aktif dan ini menjadi faktor utama terkena diabetes. Selain itu kondisi ini juga dikaitkan dengan proses metabolik dan produksi insulin pada tubuh. Kenaikan berat dapat juga dapat terjadi karena badan jarang bergerak dan kurang berolahraga. 

Mengganggu kesuburan

Source: Freepik

Terlalu banyak tidur juga dapat mengganggu kesuburan baik pada pria maupun wanita. Hal ini terjadi karena terlalu banyak tidur dapat mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh, dan hormon ini erat kaitannya dengan kesuburan. Anda tidak ingin hal ini terjadi, kan? Mulailah terapkan kebiasaan tidur yang cukup dan berkualitas.

Depresi

Source: Freepik

Tidur yang berkualitas akan terbangun dengan rasa senang, namun lain halnya dengan tidur dalam waktu yang lama, mereka akan terbangun dengan suasana hati yang kurang menyenangkan. Ini karena fungsi otak tidak dapat bekerja secara maksimal sehingga tubuh dapat mengalami kelelahan yang cukup ekstrem. Tidak heran jika orang yang tidur terlalu banyak sering merasa kesal dan hal ini dapat memicu depresi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.