Bagus untuk Pembentukan Otot, Ini Efek Samping dari Whey Protein

Source: Unsplash/@kellysikkema

Biasanya whey protein dikonsumsi untuk orang-orang yang rutin melakukan olahraga karena dapat membantu pembentukan otot serta meningkatkan performa saat berolahraga. Meski banyak manfaat yang diberikan whey protein, namun jika keliru dapat memberikan efek samping juga, loh, untuk kesehatan. Berikut beberapa efek samping yang timbul saat mengkonsumsi whey protein dengan tidak tepat!

Gangguan pencernaan

Source: Freepik

Whey protein merupakan susu dengan protein tinggi yang banyak mengandung laktosa, sehingga penderita intoleransi laktosa tidak dapat mencerna whey protein. Akibatnya, mereka dapat mengalami gangguan pencernaan seperti sakit perut, diare, begah, dan perut kembung. Selain itu juga dapat timbul rasa ingin muntah yang intens. 

Memicu alergi 

Source: Freepik

Meskipun kasus alergi protein susu pada orang dewasa terbilang langka, namun jika Anda memiliki riwayat alergi protein susu perlu menghindari whey protein. Selain itu, adapun orang tidak memiliki riwayat alergi protein susu namun sistem pencernaannya tidak bisa mentoleransi protein hewani. Dampak alergi yang timbul bukan berupa gatal atau ruam, tapi biasanya menyebabkan muntah-muntah dan diare.

Berpengaruh pada kondisi ginjal

Source: Freepik

Banyak mengkonsumsi makanan atau minuman tinggi protein dapat membuat ginjal bekerja lebih keras dengan mengeluarkan banyak urea dalam waktu singkat. Kinerja ginjal akan naik secara perlahan dan memungkinkan terjadinya kerusakan ginjal. Perlu diperhatikan jika whey protein tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal karena dapat memperberat kinerja ginjal.

Meningkatkan risiko osteoporosis

Source: Freepik

Asupan protein berlebih dapat menyebabkan kalsium bocor dari tulang, kondisi ini menjadi salah satu efek samping yang timbul karena mengkonsumsi whey protein. Ini karena saat mengkonsumsi whey protein dalam jumlah banyak dapat menyebabkan ketidakseimbangan mineral pada tulang yang akhirnya berdampak pada penipisan mineral tulang. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.