Neida Mengobati Rasa Kangen Dengan ‘Tentang Rindu’

Kalau Anda termasuk orang yang lega karena akhirnya bisa berkumpul dengan orang-orang kesayangan setelah sempat sepi di masa pandemi, Neida punya lagu yang pas untuk itu. Setelah merilis tiga single di tahun 2020, kini vokalis grup HIVI! asal Jakarta yang berusia 27 tahun tersebut kembali dengan karya solo terbaru berjudul “Tentang Rindu” yang akan didistribusikan oleh Believe dan hadir di kanal-kanal musik digital mulai 8 Desember 2021.

Berbeda dengan “Lubuk Bicara” dan “Yang Lalu Hanya Debu” yang bertempo pelan, “Tentang Rindu” adalah lagu dansa penuh euforia yang merayakan perjumpaan kembali setelah melewati kesepian, suatu hal yang sempat dirasakan Neida di masa pandemi dan kemudian disalurkan ke penulisan lagu.

“Liriknya kebentuk karena lagi kangen banget sama kerumunan. Berusaha untuk menjauhk akesenduan di keseharian, aku banyak mendengar lagu dansa,” kata Neida yang menyebut Donna Summer, Sophie Ellis-Bextor, Jessie Ware dan Parcels sebagai referensi utama untuk “Tentang Rindu”. Di masa PPKM kemarin aku mulai mengulik Logic dan sampling, jadi aku datang ke produser dengan

demo musiknya.” Untuk “Tentang Rindu”, Neida kembali mempercayakan Enrico Octaviano dari Lomba Sihir dan Martials sebagai produser. Ini sekaligus meneruskan kerja sama mereka sebelumnya di lagu “Yang Lalu Hanya Debu”. Aku merasa Enrico tahu referensi-referensi musik aku. Karena sudah kenal dan umurnya enggak jauh juga, jadi aku enggak canggung untuk komunikasi,” kata Neida.

Secara keseluruhan, “Tentang Rindu” adalah karya yang menunjukkan semakin matangnya seorang Neida Aleida sebagai penyanyi dan pencipta lagu setelah dikenal melalui dua album bersama HIVI! dan kolaborasi dengan beraneka ragam nama seperti Souljah, Parlemen Pop, Greybox, Martials dan Hursa. Lagu ini juga merupakan kelanjutan proses Neida dalam menemukan identitasnya sendiri sebagai musisi.

Kalau di HIVI! ia menjadi salah satu dari empat kepala di kelompok musik pop yang sudah punya cetak biru yang khas, di lagu-lagu solonya Neida leluasa bereksperimen. “Dengan karya solo, aku bisa punya kebebasan untuk eksplorasi,” katanya. Masih ada karya lain yang akan diperkenalkan Neida di waktu mendatang, termasuk sebuah lagu yang menjadi pelengkap manis untuk “Tentang Rindu”. Tapi untuk saat ini, Neida cuma berharap “Tentang Rindu” bisa membuat pendengar semakin mengenal dirinya dan membawa kebahagiaan. “Mudah-mudahan lagu ini menunjukkan warna musik aku,” kata Neida. “Aku sangat ingin membawakannya di depan penonton. Melihat mereka tersenyum dan berdansa dengan lagu ini akan terasa luar biasa.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.