Makna Tulus dan Kesetiaan Oleh Miko Dalam Singel Perdana, ‘Senyuman Terakhir’

menjadi tahun dimana musisi Indonesia semakin bersinar dan bermunculan. Salah satu dari musisi tersebut adalah Miko yang baru saja merilis single debut-nya yang berjudul ‘Senyuman Terakhir’. Musisi yang sudah menyukai musik sejak usia 13 tahun ini mengatakan music merupakan sebuah media penyampaian sebuah pesan dengan cara yang singkat dan indah. Miko juga mengatakan bahwa lewat musik, makna sebuah pesan lebih cepat ditangkap dan menjadi sebuah portfolio terbaik bagi para pendengarnya.

‘Senyuman Terakhir’ dikisahkan Miko berdasarkan cerita nyata dari kerabat terdekatnya. Mengangkat kisah tentang seseorang yang ditinggal pergi pasangannya untuk selamanya, Miko menyanyikan lagunya dengan nuansa Pop Ballad yang mengkomplimentari suara khas dari dirinya. Nanda Mondanda menjadi sosok yang membantu Miko sebagai Composer, Producer, sekaligus Mixing dari lagu ini. Sementara itu, kursi Executive Producer ditempati oleh Jatmiko Murdiono. Miko sendiri bersyukur dirinya bisa bekerjasama dengan sosok-sosok tersebut karena dapat membuat proses pembuatan lagu ini berjalan dengan lancer dan cepat. “Saya  bersyukur bisa mengenal kawan-kawan  muda yang  sangat luar biasa  dari sisi

kreativitas, inovasi, hingga semangat. Mereka bahkan bisa memproduksi lagu dari awal hingga selesai juga dalam waktu yang cepat,” ungkap musisi yang terinspirasi dari SLANK ini.

Miko berharap dengan adanya lagu ini, para pendengarnya dapat relate dan merasa tidak sendiri jika pernah mengalami kisah yang sama seperti apa yang ingin disampaikan Miko di lagu ini. “Lewat lagu ini, saya ingin menekankan bahwa ada sebuah kesetiaan yang tercipta dari rasa cinta yang tulus,” kata Miko saat ditanya pesan seperti apa yang dia ingin sampaikan lewat lagu ini. Tentu, ini menjadi langkah awal Miko untuk nantinya akan merilis single-single terbaru sekaligus berusaha menampilkan kisah tentang makna hidup yang dialami orang-orang pada umumnya. Miko juga menjanjikan bahwa musiknya akan terus berkembang di luar Pop Ballad.

Kategori:Music

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.